unique visitors counter
alt top
⌂ Beranda News Rubio Tegaskan Tidak Akan Ada Tarif Lintas Selat Hormuz

Rubio Tegaskan Tidak Akan Ada Tarif Lintas Selat Hormuz

Rubio Tegaskan Tidak Akan Ada Tarif Lintas Selat Hormuz
Ilustrasi: Rubio Tegaskan Tidak Akan Ada Tarif Lintas Selat Hormuz
A A Ukuran Teks16px
alt mid

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio menyatakan bahwa pengenaan tarif di Selat Hormuz tidak akan terjadi.

Pernyataan ini disampaikan menanggapi laporan bahwa Iran berupaya membentuk mekanisme dengan Oman untuk mengatur lalu lintas di jalur perairan strategis tersebut.

>>> Inggris, Prancis, dan Jerman Kecam Aktivitas China di Timur Taiwan

alt top

Rubio mengulangi penolakan Presiden Donald Trump terhadap gagasan Iran mengenakan biaya pada pengiriman melalui selat yang disebutnya sebagai "jalur perairan internasional".

Ia menyampaikan hal itu dalam konferensi pers di Kuwait, Rabu (25/6).

Kekhawatiran muncul bahwa Teheran bisa berusaha menguasai selat tersebut setelah kesepakatan damai sementara antara Washington dan Teheran pekan lalu mengatur lalu lintas kapal yang aman melalui jalur air itu "tanpa biaya selama 60 hari saja".

alt mid

"Saya pikir seluruh dunia akan menentang mekanisme apa pun yang memungut biaya untuk menggunakan jalur perairan internasional. Sesederhana itu.

Presiden sudah mengatakan bahwa itu tidak akan terjadi," kata Rubio kepada wartawan.

Ia menambahkan, "Saya tidak tahu ada negara di planet ini yang mendukung tarif atau biaya untuk penggunaan selat tersebut.

Itu tidak akan terjadi. Presiden sudah sangat jelas."

Korea Selatan dan negara-negara lain terus memantau perkembangan di Selat Hormuz, yang hampir ditutup Iran selama perang, karena mereka bergantung pada jalur tersebut untuk impor energi.

>>> Trump Klaim Iran Jamin Tak Ada Biaya untuk Kapal di Selat Hormuz

Saat ini, 18 kapal terkait Korea Selatan masih terperangkap di dalam selat.

Rubio berada di Kuwait untuk meyakinkan sekutu di kawasan di tengah pertanyaan apakah nota kesepahaman (MOU) antara AS dan Iran yang bertujuan mengakhiri perang dapat membantu meningkatkan kepentingan keamanan mereka.

alt under
E
Tim Redaksi
Penulis: Eko Yulianto
alt mid
📰 Update Terbaru