Iran belum secara langsung mengomentari laporan serangan spesifik terhadap kapal.
Namun, televisi negara Iran melaporkan bahwa Garda Revolusi menembakkan "tembakan peringatan" ke arah kapal yang tidak disebutkan namanya yang mencoba melintasi jalur yang tidak disetujui Iran.
Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan telah melancarkan serangan "defensif" terhadap sasaran militer yang terkait dengan AS.
Bahrain, yang menjadi markas besar regional Angkatan Laut AS, melaporkan serangan drone Iran.
Klaim Iran atas Kendali Selat dan Tuduhan terhadap AS
Iran menuduh Amerika Serikat tidak menegakkan perjanjian sementara, terutama dengan tidak mempertahankan gencatan senjata yang dijanjikan di Lebanon.
Israel menginvasi Lebanon pada Maret untuk memburu kelompok militan Hizbullah yang didukung Iran.
>>> Honda BeAT 2026 Hadir dengan Warna Baru, Cek Daftar dan Harganya
Israel dan Lebanon telah berulang kali menyetujui gencatan senjata yang ditengahi AS, yang terbaru diumumkan pada Jumat.
Namun, dampaknya terbatas karena Israel bersikeras tidak akan mundur dari wilayah yang direbutnya dan Hizbullah menolak menyerahkan senjata selama pasukan Israel masih berada di tempat.
Televisi negara Lebanon melaporkan serangan drone Israel pada Sabtu di daerah Nabatiyeh di selatan. Militer Israel mengatakan telah menargetkan seseorang yang dianggap mengancam pasukannya.
Pemimpin Hizbullah Naim Qassem menolak perjanjian Israel-Lebanon yang baru berusia sehari sebagai bentuk penyerahan diri dan menyatakannya "batal dan tidak sah".
Ratusan ribu warga Lebanon, terutama Muslim Syiah, masih belum bisa kembali ke rumah di daerah pendudukan Israel.
Menteri Pertahanan Israel Israel Katz memuji perjanjian itu, dengan mengatakan perjanjian itu memungkinkan Israel mempertahankan pendudukan zona keamanan di Lebanon dan melarang kembalinya warga yang mengungsi.
Mohsen Rezaei, penasihat pemimpin tertinggi Iran, mengatakan Washington telah melanggar nota kesepahaman penghentian perang dengan mendukung apa yang disebutnya sebagai pasukan proksi di kawasan dan menciptakan ketegangan di Selat Hormuz.