unique visitors counter
alt top
⌂ Beranda Lifestyle Kisah Pangeran Vietnam yang Diasingkan Dorong Wisata ke Pedesaan Korea

Kisah Pangeran Vietnam yang Diasingkan Dorong Wisata ke Pedesaan Korea

Kisah Pangeran Vietnam yang Diasingkan Dorong Wisata ke Pedesaan Korea
Ilustrasi: Kisah Pangeran Vietnam yang Diasingkan Dorong Wisata ke Pedesaan Korea
A A Ukuran Teks16px
alt mid

Korea berupaya menyebarkan wisatawan internasional yang biasanya hanya berkumpul di Seoul dengan memanfaatkan hubungan kerajaan kuno yang nyaris terlupakan.

Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea mengumumkan inisiatif baru untuk mengembangkan rute perjalanan sejarah yang berpusat di Bonghwa, sebuah kabupaten pegunungan di Provinsi Gyeongsang Utara.

>>> Menginap di Arboretum Tepi Laut yang Dibangun Mantan Perwira Intelijen AS

alt top

Bonghwa adalah tempat peristirahatan terakhir Pangeran Ly Long Tuong, keturunan Dinasti Ly Vietnam yang melarikan diri dari kudeta istana pada abad ke-13.

Ia menyeberangi lautan ke Kerajaan Goryeo dan mendirikan garis keturunan di Korea yang masih bertahan hingga kini.

Koneksi Sejarah yang Dihidupkan Kembali

Setelah pertemuan bilateral pada April lalu, di mana pejabat Vietnam menyoroti Bonghwa sebagai simbol sejarah bersama, Seoul bergerak untuk melembagakan narasi tersebut.

alt mid

Pemerintah berencana menghubungkan situs budaya yang sedang dikembangkan bernama K-Vietnam Valley dengan situs Warisan Dunia UNESCO di dekatnya, termasuk kuil kayu kuno Buseoksa dan desa tradisional tepi sungai Hahoe di Andong.

Untuk memulai kampanye, kementerian dan Organisasi Pariwisata Korea meluncurkan tur familiarisasi pada Senin untuk agen perjalanan besar Vietnam, eksekutif Vietnam Airlines, dan produser dari stasiun televisi VTV.

>>> Tomat, Superfood Musim Panas untuk Jantung, Kulit, dan Tulang

Bergabung dalam delegasi adalah Lee Chang-kun, duta pariwisata Vietnam untuk Korea dan keturunan generasi ke-26 dari pangeran yang diasingkan.

Dampak Ekonomi dan Pariwisata

Dorongan strategis ini terjadi saat Korea menghadapi kepadatan di ibu kota dan krisis demografi yang menyusut di kota-kota provinsi.

Pejabat pariwisata memandang perjalanan budaya berbasis narasi sebagai alat penting untuk mendiversifikasi profil pengunjung dan menyalurkan pendapatan ekonomi ke ekonomi pedesaan.

"Proyek ini menandai titik balik penting dalam memperluas jangkauan K-tourism ke daerah pedesaan yang lebih kecil," kata seorang pejabat kementerian kebudayaan.

>>> Malam Mistis di Arboretum Tepi Laut Korea yang Dibangun Mantan Perwira Intelijen AS

"Dengan menggali sejarah lokal yang menarik yang beresonansi dengan wisatawan internasional, kami berharap dapat mendesentralisasi permintaan pariwisata dan memberikan vitalitas baru bagi ekonomi lokal."

alt under
R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
alt mid
📰 Update Terbaru