Keselamatan berkendara sepeda motor tidak hanya soal kondisi kendaraan atau kepatuhan rambu. Cara pengendara memosisikan tubuh selama perjalanan juga berperan penting.
Kebiasaan duduk membungkuk, memegang setang terlalu tegang, atau posisi kaki yang kurang tepat dapat membuat tubuh cepat lelah.
>>> Dua Pelaku Curanmor Ditangkap saat Razia di Tangerang, Polisi Sita Kunci Letter T
Kondisi ini berpotensi menurunkan konsentrasi, terutama saat perjalanan jauh atau lalu lintas padat.
PT Wahana Makmur Sejati (WMS) melalui kampanye #Cari_Aman mengingatkan pentingnya posisi berkendara ergonomis.
Head of Safety Promotion WMS, Agus Sani, mengatakan banyak pengendara hanya fokus pada kendaraan dan perlengkapan, namun melupakan posisi berkendara.
"Posisi berkendara membantu menjaga keseimbangan, meningkatkan kenyamanan, serta membuat pengendara lebih siap menghadapi berbagai situasi. Budaya #Cari_Aman perlu dimulai dari kebiasaan sederhana," ujar Agus Sani.
>>> 4 Hal Penting Agar Kredit Motor Honda di Jakarta Fair 2026 Cepat Disetujui
Pandangan ke Depan
Pengendara dianjurkan memusatkan pandangan ke arah jalan dan memperhatikan lalu lintas di depan. Terlalu sering melihat panel instrumen atau menundukkan kepala dapat mengurangi kemampuan mengantisipasi bahaya.
Bahu dan Lengan Rileks
Posisi bahu sebaiknya tetap rileks agar tubuh tidak cepat lelah. Siku dianjurkan sedikit menekuk sehingga tangan lebih leluasa saat manuver atau mengendalikan arah kendaraan.
Genggam Setang dengan Benar
Setang digenggam menggunakan seluruh jari agar kendali optimal. Pengendara disarankan tidak membiasakan jari menempel pada tuas rem saat motor melaju karena dapat mengurangi kenyamanan.
>>> Iran Serang Bahrain dan Kuwait dengan Drone dan Rudal Setelah Serangan AS
Duduk tegak dan seimbang juga dianjurkan untuk menjaga stabilitas tubuh selama berkendara.
