unique visitors counter
⌂ Beranda News BIS Peringatkan Risiko Global dari Utang, Booming AI, dan Kerapuhan Keuangan

BIS Peringatkan Risiko Global dari Utang, Booming AI, dan Kerapuhan Keuangan

BIS Peringatkan Risiko Global dari Utang, Booming AI, dan Kerapuhan Keuangan
Ilustrasi: BIS Peringatkan Risiko Global dari Utang, Booming AI, dan Kerapuhan Keuangan
A A Ukuran Teks16px

Bank for International Settlements (BIS) memperingatkan bahwa tekanan global dari meningkatnya utang publik, kerapuhan keuangan, dan keberlanjutan booming kecerdasan buatan (AI) meningkatkan risiko.

Laporan Ekonomi Tahunan BIS yang dirilis pada Minggu (28/6) menyoroti campuran kerentanan yang kompleks, termasuk posisi fiskal yang tegang, guncangan pasokan yang masih berlangsung, dan risiko inflasi tinggi yang kembali membandel.

>>> Pesawat Sipil Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas

Meskipun aktivitas ekonomi tetap tangguh dalam beberapa bulan terakhir, BIS menekankan bahwa para pembuat kebijakan harus bertindak tegas untuk menjaga stabilitas.

"Tindakan kebijakan harus saling memperkuat untuk menghindari tarik-menarik pada perekonomian global.

Pada akhirnya, keberhasilan bergantung pada fondasi fiskal dan keuangan yang sehat," ujar Manajer Umum BIS Pablo Hernandez de Cos.

in2

Empat Titik Tekanan Utama

Laporan tersebut mengidentifikasi empat titik tekanan utama.

Pertama, inflasi kembali meningkat, dan BIS memperingatkan bahwa gangguan pasokan yang lebih sering dapat menyebabkan ekspektasi inflasi yang lebih tinggi tertanam di kalangan rumah tangga dan bisnis.

De Cos mengatakan bahwa kesiapan untuk bertindak jika bank sentral mengamati adanya penahanan ekspektasi inflasi adalah pesan utama yang ingin disampaikan.

Ia menambahkan bahwa gencatan senjata baru-baru ini antara Amerika Serikat dan Iran di Timur Tengah serta dibukanya kembali Selat Hormuz adalah "kabar baik" yang berarti skenario ekstrem dapat dihindari, meskipun butuh waktu bagi pasar minyak untuk "normalisasi."

Kedua, BIS menyoroti ketidakpastian atas daya tahan lonjakan investasi terkait AI.

>>> iPhone Fold vs Samsung Galaxy Z Fold 8 Wide: Siapa Raja HP Lipat?

Meskipun AI telah meningkatkan kepercayaan dan mendukung pertumbuhan melalui ekspektasi produktivitas, bank tersebut memperingatkan bahwa AI juga menimbulkan kekhawatiran tentang pekerjaan serta potensi hambatan pasokan dan persaingan ketat yang dapat menyebabkan investasi berlebihan seperti siklus boom-and-bust sebelumnya.

D
Tim Redaksi
Penulis: Dwi Andini
📰 Update Terbaru