Tim Reserse Mobile (Resmob) Ditreskrimum Polda Banten menggerebek sebuah rumah kontrakan di Perumahan Cigadung Mandiri, Kecamatan Karang Tanjung, Kabupaten Pandeglang.
Lokasi tersebut diduga dijadikan tempat persembunyian komplotan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
>>> Gelombang Panas Rekor Penuhi Kamar Mayat Paris, Keluarga Berduka
Dalam penggerebekan, petugas mengamankan dua tersangka, yaitu Wely Riyan Pangestu (29) dan Agus Ali alias Kodir (23). Keduanya warga Desa Tanjung Aji, Kecamatan Melinting, Kabupaten Lampung Timur.
Pengembangan kasus membawa petugas menangkap seorang pria bernama Suwanta (60) di Jalan Raya Tenjo Bojong, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, pada Kamis dini hari, 11 Juni 2026.
Suwanta diduga berperan sebagai penadah motor hasil curian.
Berawal dari Laporan Warga
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Banten Kombes Pol Dian Setyawan mengatakan pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat tentang pencurian sepeda motor Honda Beat nomor polisi A 4032 DY.
Peristiwa itu terjadi di lingkungan Cibebek, Masjid Polda, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, pada Senin sore, 4 Mei 2026.
>>> Kisah Selamat dari Reruntuhan Gempa Venezuela, Ayah dan Anak Bertahan 4 Hari
"Berbekal laporan polisi tersebut, Tim Resmob yang dipimpin Kompol Yeremia Iwo melakukan penyelidikan secara intensif hingga berhasil mengidentifikasi para pelaku dan lokasi persembunyiannya," kata Dian Setyawan, Senin, 29 Juni 2026.
Setelah memastikan keberadaan pelaku, Tim Resmob bergerak melakukan penggerebekan di rumah kontrakan tersebut dan mengamankan Wely dan Kodir.
Dalam penggeledahan, petugas menemukan satu pucuk senjata api berisi dua butir peluru yang disembunyikan di dalam mesin kulkas.
Senjata itu diakui milik tersangka Kodir.
Selain itu, petugas menyita 13 unit sepeda motor berbagai merek dan kunci T yang digunakan untuk beraksi.
>>> AS dan Iran Sepakat Hentikan Serangan, Dialog Dilanjutkan
"Kami juga berhasil mengamankan 13 unit sepeda motor berbagai merek, kunci T yang digunakan untuk beraksi, serta satu pucuk senjata api beserta dua butir peluru," ujar Dian.
