Samsung hanya memiliki baterai 4.400mAh dengan pengisian 25W kabel dan 15W nirkabel.
Vivo jelas lebih unggul untuk pengguna berat yang membutuhkan daya tahan lama dan pengisian cepat.
Kamera
Kedua ponsel memiliki kamera utama 200MP dengan stabilisasi optik. Vivo melengkapinya dengan kamera periskop 50MP untuk zoom optik 3x dan ultrawide 50MP dengan optik Zeiss.
Samsung menggunakan kamera telefoto 10MP dan ultrawide 12MP, mengandalkan fotografi komputasional. Vivo menghasilkan detail lebih tinggi, zoom lebih baik, dan fleksibilitas lebih besar dalam berbagai kondisi cahaya.
Untuk selfie, Vivo memiliki kamera ganda 20MP di layar sampul dan internal, sedangkan Samsung hanya 10MP. Vivo unggul dalam resolusi kamera selfie.
Harga dan Kesimpulan
Vivo X Fold6 dibanderol sekitar $1.200 atau Rp111.000.000, sedangkan Samsung Galaxy Z Fold 7 sekitar $1.600 atau Rp175.000.000.
Vivo menawarkan nilai lebih baik dengan harga yang lebih rendah.
Samsung unggul dalam software dan fitur produktivitas seperti DeX dan UWB.
Namun, Vivo memberikan paket hardware yang lebih kuat secara keseluruhan, termasuk layar lebih terang, baterai lebih besar, pengisian lebih cepat, dan kamera lebih baik.
Bagi pengguna yang menginginkan nilai terbaik, Vivo X Fold6 adalah pilihan yang lebih menarik.
>>> Onmo+ Smart Console Resmi Diluncurkan dengan Pro Controller dan Langganan 3 Bulan
Namun, jika prioritas Anda adalah dukungan software jangka panjang dan ekosistem Samsung, Galaxy Z Fold 7 tetap menjadi opsi yang solid.