Setelah tertinggal dalam reli global yang didorong kecerdasan buatan (AI), saham-saham India kini kembali menjadi primadona investor yang mencari perlindungan dari gejolak pasar.
Indeks NSE Nifty 50 berubah menjadi semacam aset safe haven di tengah demam AI yang mengguncang bursa dari Asia hingga Amerika Serikat.
Pada paruh pertama tahun ini, Nifty 50 bergerak naik atau turun lebih dari 1% hanya pada sekitar sepertiga hari perdagangan.
Angka itu lebih rendah dibandingkan MSCI Emerging Markets Index dan hanya sedikit lebih tinggi dari S&P 500 Index.
Minimnya emiten AI di India sempat menjadi hambatan karena investor lebih memilih pasar seperti Korea Selatan dan Taiwan yang mencatat imbal hasil luar biasa.
Namun, kini investor mulai beralih ke India sebagai tempat berlindung dari volatilitas yang dipicu oleh sektor AI.