unique visitors counter
⌂ Beranda IPTEK Samsung Siapkan Kenaikan Harga RAM Lagi pada Q3 2026

Samsung Siapkan Kenaikan Harga RAM Lagi pada Q3 2026

Samsung Siapkan Kenaikan Harga RAM Lagi pada Q3 2026
Ilustrasi: Samsung Siapkan Kenaikan Harga RAM Lagi pada Q3 2026
A A Ukuran Teks16px

Pembeli PC dan perusahaan teknologi masih merasakan tekanan biaya komponen, dan situasi diperkirakan akan semakin berat.

Pemasok memori utama memberi sinyal kenaikan harga lagi, didorong oleh permintaan AI yang besar dan pasokan yang ketat.

>>> Karyawan Samsung DX Gelar Aksi Protes Bonus Tak Setara

Samsung tampaknya memimpin dengan kenaikan harga DRAM yang signifikan.

Menurut laporan rantai pasokan, Samsung saat ini sedang bernegosiasi dengan pelanggan untuk kenaikan harga DRAM rata-rata hingga 20% pada Q3 2026.

Kenaikan ini terjadi setelah lonjakan besar sebelumnya: lebih dari 90% pada Q1 dan 50% pada Q2 tahun ini.

in2

SK Hynix juga ikut mendorong harga DRAM standar lebih tinggi.

Penyebab Kenaikan Harga RAM

Penyebab utamanya adalah kelangkaan pasokan yang berkelanjutan.

Pemasok mengalihkan sumber daya ke memori bandwidth tinggi (HBM) untuk pusat data AI, sehingga kapasitas untuk memori perangkat konsumen sehari-hari berkurang.

Lenovo bahkan menyebut ini sebagai 'normal baru' dan memperingatkan bahwa harga kemungkinan tidak akan kembali ke level sebelum 2025 dalam waktu dekat, mungkin tidak sampai 2030.

>>> LG xboom Stage 501 dengan AI Karaoke Resmi Diluncurkan di AS

Apple sudah mulai membebankan sebagian biaya chip yang lebih tinggi kepada pelanggan melalui penyesuaian harga pada MacBook dan iPhone.

Beberapa produsen kembali ke platform lama, seperti meningkatkan produksi DDR4, untuk mengendalikan biaya.

Fokus Samsung pada memori AI dengan margin tinggi semakin kuat. Perusahaan dikabarkan sedang dalam diskusi dengan Anthropic untuk kolaborasi chip AI khusus.

Kolaborasi ini menunjukkan tekanan pada pasokan memori konsumen tidak akan segera hilang.

Hal ini memperkuat prediksi TrendForce dan Lenovo bahwa harga tinggi bisa bertahan selama bertahun-tahun.

Jika Anda berencana membeli laptop gaming atau ponsel flagship di paruh kedua 2026, bersiaplah membayar lebih.

Biaya RAM yang lebih tinggi juga dapat menyebabkan penjualan ponsel pintar melemah, mungkin turun hingga dua digit karena perangkat menjadi kurang terjangkau.

>>> Redmi Note 17 Global dan Poco M8 Plus Terlihat di Sertifikasi BIS

Sementara permintaan server AI terus meningkat, pengguna sehari-hari yang akan merasakan dampaknya di ritel.

R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
📰 Update Terbaru
stikibot