Lapangan sepak bola di kawasan Tanah Merah, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kini tergenang air.
Area yang dulunya menjadi ruang olahraga warga berubah menjadi genangan menyerupai danau kecil.
>>> Cara Mudah Ajukan DANA CICIL via CS DIANA di Aplikasi Resmi
Kondisi ini mendapat perhatian dari DPRD DKI Jakarta.
Anggota Komisi E DPRD DKI dari Fraksi Gerindra, Anggi Arando Siregar, meminta Pemprov DKI segera mengambil langkah konkret.
Permintaan itu disampaikan Anggi saat rapat kerja Komisi E bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta.
Menurutnya, lapangan yang tidak terpakai menghilangkan ruang aktivitas warga dan berpotensi menimbulkan masalah lingkungan serta kesehatan.
"Pemprov DKI harus segera mencari solusi atas kondisi lapangan sepak bola di Tanah Merah yang sekarang berubah menjadi genangan seperti danau kecil.
Jangan sampai fasilitas olahraga masyarakat terus terbengkalai," ujar Anggi.
>>> 4 Aplikasi Pelacak Uang Gratis Agar Tak Boncos
Salah satu kendala yang muncul adalah status lahan Tanah Merah yang merupakan aset milik Pertamina.
Namun, Anggi menilai persoalan kepemilikan lahan tidak seharusnya menjadi hambatan untuk menghadirkan fasilitas publik.
Ia mencontohkan, pada 2021 pembangunan jalan di kawasan tersebut tetap bisa dilakukan melalui komunikasi antara Pemprov DKI dan Pertamina.
"Hal yang sama harus ditempuh untuk menyelesaikan persoalan lapangan ini," katanya.
Berdasarkan laporan warga, Lapangan Kobra telah mengalami banjir sejak 2017. Saat itu, pemerintah berencana membangun fasilitas umum di RW 09 berupa akses jalan dan lapangan.
>>> Cara Menemukan Aplikasi yang Disembunyikan di HP Android dan iPhone
Namun, yang terealisasi baru peninggian jalan, sementara perbaikan lapangan belum dilakukan. Akibatnya, air hujan mengalir ke area lapangan yang menjadi titik terendah hingga berubah menjadi kubangan besar.
