Harga minyak melonjak ke level tertinggi dalam dua pekan setelah Amerika Serikat melanjutkan serangan terhadap Iran.
Presiden Donald Trump menyatakan bahwa kesepakatan damai sementara telah berakhir. Hal ini meningkatkan kekhawatiran terhadap kelancaran pasokan minyak mentah dari kawasan penghasil energi utama dunia.
>>> BEI Jadwalkan Pertemuan dengan S&P DJI Usai Ancaman Turun ke Frontier Market
Kontrak berjangka Brent naik hampir 7% pada akhir perdagangan Rabu. Kenaikan ini terjadi setelah Komando Pusat Amerika Serikat (Centcom) mengonfirmasi bahwa serangan terhadap Iran memasuki malam kedua.
>>> RI Harus Berbenah Jika Ingin Saingi Singapura Soal Konser
Sebelumnya pada hari yang sama, kontrak Brent sempat menembus US$80 per barel. Sementara itu, minyak acuan AS, West Texas Intermediate (WTI), menguat 6%.
>>> Menkeu Akan Kaji Ulang Pajak JHT Usai Bertemu Said Iqbal
