Jaksa Agung Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah memutuskan mundur dari jabatannya.
Pengunduran diri ini terjadi setelah namanya disebut dalam kasus dugaan korupsi dan pencucian uang terkait pemadaman listrik PT PLN, Asabri, dan anak usaha Krakatau Steel.
Perkara tersebut saat ini sedang diusut oleh Kepolisian Republik Indonesia. Hingga kini, polisi telah memeriksa 15 saksi dan melakukan penggeledahan di 12 lokasi.
Febrie mengakui bahwa salah satu lokasi yang digeledah adalah rumah pribadinya di Sentul, Bogor, Jawa Barat. Namun, polisi belum menetapkan tersangka karena masih dalam tahap penyidikan.
“Kami sampaikan kami akan menyampaikan untuk tersangka di dalam perkara ini di tahap berikutnya,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Budi Hermanto dalam konferensi pers, Jumat (10/7/2026).
Selama menjabat sebagai Jampidsus, Febrie menangani sejumlah kasus besar, termasuk yang melibatkan Riza Chalid dan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim.
Namun, detail kasus tersebut belum diungkap secara resmi.