Gule Tikungan atau Gultik di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, masih menjadi favorit pencinta kuliner malam.
Meskipun banyak pelanggan mengeluhkan porsi yang semakin kecil, minat untuk menikmati semangkuk gule hangat tidak surut.
>>> Gempur Iran, Menhan AS Sebut Teheran Harus Tanggung Akibat
Fenomena porsi mini justru menjadi ciri khas Gultik. Banyak pembeli memesan dua hingga lima porsi dalam sekali makan agar kenyang.
Harga Rp10 ribu per porsi dinilai masih ramah di kantong.
Bambang, seorang pelanggan setia asal Tebet, mengaku harus memesan lima porsi untuk merasa kenyang. "Porsinya menggelitik, paling dua sampai tiga suap sudah habis," ujarnya.
Namun, rasa gurih kuah dan empuknya daging membuatnya tetap puas.
Suasana malam di Blok M yang ramai menjadi daya tarik tersendiri. Pelanggan bisa berkumpul bersama teman setelah beraktivitas.
>>> Kalahkan Norwegia, Bellingham Bawa Inggris ke Semifinal Piala Dunia 2026
Daffa, karyawan My Gultik Pak Agus, mengatakan ukuran porsi memang tidak banyak sejak dulu.
Pelanggan sudah memahami konsep ini dan memilih menambah jumlah porsi atau memesan sate sebagai pelengkap. "Harga gultik Rp10 ribu per porsi, sate Rp5 ribu.
Dijamin ketagihan," katanya.
Mayoritas pelanggan adalah anak muda yang datang pada malam hari.
>>> AS Luncurkan Serangan Lagi ke Iran Setelah Kapal Komersial Ditembak di Selat Hormuz
Meski pilihan kuliner di Jakarta terus bertambah, Gultik tetap memiliki pelanggan setia berkat harga terjangkau, cita rasa konsisten, dan suasana makan sederhana yang sulit ditemukan di tempat lain.
