PT Amman Mineral Internasional, salah satu produsen tembaga dan emas terbesar di Indonesia, dikabarkan sedang menjajaki kemungkinan melakukan pencatatan saham sekunder (dual listing) di Bursa Hong Kong.
Informasi ini disampaikan oleh sejumlah sumber yang mengetahui rencana tersebut, seperti dilansir Bloomberg pada Senin (13/7/2026).
>>> Harga Emas Antam Hari Ini 13 Juli 2026 Naik ke Rp2.762.000 per Gram
Saat ini, saham Amman Mineral tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode emiten AMMN.
Menurut sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan, perusahaan tengah berupaya merekrut sejumlah bank untuk menggarap aksi korporasi ini.
>>> Penyebab Pertalite Langka Juli 2026 dan Cara Cek Stok
Rincian mengenai target pendanaan hingga penentuan waktu listing masih dalam tahap diskusi.
Jika terealisasi, Amman Mineral akan mengikuti jejak PT Merdeka Gold Resources yang sukses melepas sekitar US$304 juta sertifikat penitipan efek (depositary receipts) di Hong Kong pada Juni lalu.
>>> IHSG Dibuka Menguat di Tengah Bursa Asia yang Bervariasi
Juru bicara Amman Mineral memilih untuk tidak memberikan komentar terkait kabar ini.
