Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah ke zona merah pada perdagangan sesi II, Jumat (10/7/2026).
Indeks ditutup melemah 0,35% ke level 5.890.
>>> 5 Bendungan PSN Diresmikan, Target Produksi Padi 720 Ribu Ton per Tahun
Saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menjadi salah satu pemberat utama. BREN tercatat ambles 4,27% pada sesi II.
Padahal pada pembukaan perdagangan pagi tadi, IHSG sempat melesat ke zona tertinggi sepanjang hari. Namun, siang ini indeks berangsur-angsur melemah dengan minus yang bertambah dalam.
Sejumlah saham berkapitalisasi besar atau big caps menjadi pemberat IHSG sepanjang sesi II.
Saham-saham perindustrian, kesehatan, dan infrastruktur mencatat pelemahan paling dalam, masing-masing melemah 0,88%, 0,75%, dan 0,67%.
>>> Microsoft Alihkan Obsidian ke Proyek Fallout, Sekuel Avowed Dibatalkan
Rentang perdagangan sepanjang hari bergerak pada area level 5.949 hingga terendah 5.887.
Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat nilai perdagangan Rp6,4 triliun dari 15,34 miliar saham yang ditransaksikan.
Melemahnya IHSG merupakan efek langsung dari dropnya sejumlah saham big caps.
>>> Prabowo Minta Polri, TNI, dan Kejaksaan Introspeksi Diri
Selain BREN, saham PT Astra International Tbk (ASII) turun 2,05%, dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) drop 1,76%.
