CEO dan Pendiri Nvidia, Jensen Huang, membantah kabar bahwa sistem akselerator AI generasi terbaru perusahaan, Vera Rubin, mengalami penundaan.
Huang menegaskan bahwa perangkat tersebut sudah dalam tahap produksi dan tetap sesuai jadwal untuk dikirimkan ke pelanggan.
>>> Bellingham Ungkap Penyebab Adu Mulut dengan Messi di Semifinal Piala Dunia 2026
Pernyataan ini disampaikan Huang di Jepang, saat ia mengumumkan kemitraan dengan perusahaan-perusahaan Jepang di bidang AI kedaulatan dan fisik.
Bantahan atas Laporan SemiAnalysis
Sebelumnya, firma riset SemiAnalysis melaporkan bahwa sistem rak server AI generasi berikutnya dari Nvidia tertunda karena kesulitan memproduksi papan sirkuit khusus.
Menanggapi laporan tersebut, Huang mengatakan, “Itu tidak benar. Vera Rubin sudah dalam tahap produksi.
>>> Krisis Air Bersih Mulai Melanda Pandeglang, BPBD Imbau Warga Hemat Air
Produksi dalam jumlah raksasa akan segera dimulai.”
Ia tidak merinci rentang waktu produksi massal, namun memastikan bahwa perangkat berada di jalur yang tepat untuk mencapai volume produksi yang besar.
Kunjungan ke Jepang
Kunjungan Huang ke Jepang bertepatan dengan upaya Perdana Menteri Sanae Takaichi mendorong investasi AI buatan Jepang.
>>> Cara Live TikTok di PC Pakai Desktop Streamer 2026, Auto Cuan
Investasi tersebut bertujuan mendukung teknologi otomatisasi pabrik dan robotika di negara tersebut.

