Korea Selatan mencatat rekor baru dalam ekspor album K-pop pada paruh pertama 2026. Nilai ekspor mencapai US$257,48 juta atau sekitar Rp4,62 triliun.
Angka tersebut melonjak 125 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Lonjakan ini didorong oleh perilisan album studio kelima BTS bertajuk ARIRANG pada Maret lalu.
>>> KPop Demon Hunters Fenomena, 56 Pekan di Top 10 Netflix
Data dari Korea Customs Service menunjukkan Amerika Serikat menjadi importir terbesar dengan nilai US$74,12 juta.
Disusul China dengan US$61,18 juta dan Jepang dengan US$45,61 juta.
>>> Poco X8 Bangkit Lagi dengan Baterai 9.000mAh, Ini Spesifikasinya!
Sepuluh besar negara tujuan ekspor lainnya meliputi Jerman, Taiwan, Hong Kong, Belanda, Inggris, Prancis, dan Polandia.
Comeback BTS setelah tiga tahun sembilan bulan menjadi faktor utama pertumbuhan pasar. Album ARIRANG dan lagu utamanya sukses menduduki puncak tangga lagu Billboard.
>>> Erling Haaland Terima Ajakan Dinner Tom Holland: Tentukan Saja Tempatnya!
Selain BTS, girl group BLACKPINK juga berkontribusi dengan mini album ketiga Deadline yang dirilis Februari lalu. Album tersebut terjual hampir 2 juta kopi hingga Juni 2026.
