unique visitors counter
⌂ Beranda News Risiko Surplus Pasokan Minyak Jelang Pemilu Sela AS
News

Risiko Surplus Pasokan Minyak Jelang Pemilu Sela AS

alt mid
Kilang minyak saat senja
Drone Serang Kilang Minyak Libya, Ancam Fasilitas & Pasokan BBM
A A Ukuran Teks16px
alt top

Pasar minyak berpotensi kembali mengalami kelebihan pasokan sebelum akhir tahun.

Hal ini dipicu oleh tekanan yang meningkat pada Washington untuk mengakhiri konflik Iran kurang dari 100 hari menjelang Pemilu sela, menurut analis Macquarie Ltd.

Ahli strategi energi Macquarie, Vikas Dwivedi, mengatakan de-eskalasi akan terjadi dalam hitungan minggu, bukan bulan.

"Mereka memegang opsi jual, tetapi nilainya menurun seiring waktu dan tanggal kedaluwarsanya adalah Pemilu sela," ujarnya dalam wawancara pada Jumat.

Meskipun kesepakatan damai komprehensif sulit tercapai dalam jangka pendek, ketegangan diperkirakan akan mereda. Hal ini memungkinkan aliran minyak dari Timur Tengah kembali normal.

Begitu kesepakatan tercapai, pasar akan menghadapi kelebihan pasokan yang signifikan.

Sebelum konflik pecah pada akhir Februari, pasar minyak sebenarnya sudah bersiap menghadapi surplus, tetapi perang menguras jutaan barel pasokan.

Macquarie memperkirakan stok minyak akan mulai meningkat lagi.

Surplus harian diperkirakan mencapai 2 juta barel pada kuartal keempat, dan dua kali lipat dari angka tersebut dalam tiga bulan pertama tahun depan.

📰 Update Terbaru