unique visitors counter
⌂ Beranda News Risiko Surplus Pasokan Minyak Jelang Pemilu Sela AS

Risiko Surplus Pasokan Minyak Jelang Pemilu Sela AS

Risiko Surplus Pasokan Minyak Jelang Pemilu Sela AS
Ilustrasi: Risiko Surplus Pasokan Minyak Jelang Pemilu Sela AS
A A Ukuran Teks16px
alt mid

Pasar minyak berpotensi kembali mengalami kelebihan pasokan sebelum akhir tahun.

Hal ini dipicu oleh tekanan yang meningkat pada Washington untuk mengakhiri konflik Iran kurang dari 100 hari menjelang Pemilu sela, menurut analis Macquarie Ltd.

>>> Pemerintah Uji Coba Salurkan Bansos Lewat Kopdes Merah Putih di 900 Titik

alt mid

Ahli strategi energi Macquarie, Vikas Dwivedi, mengatakan de-eskalasi akan terjadi dalam hitungan minggu, bukan bulan.

"Mereka memegang opsi jual, tetapi nilainya menurun seiring waktu dan tanggal kedaluwarsanya adalah Pemilu sela," ujarnya dalam wawancara pada Jumat.

Meskipun kesepakatan damai komprehensif sulit tercapai dalam jangka pendek, ketegangan diperkirakan akan mereda. Hal ini memungkinkan aliran minyak dari Timur Tengah kembali normal.

alt mid

>>> Mitchell Baker: Striker Naturalisasi yang Cetak Hattrick di Debut Timnas Indonesia

Begitu kesepakatan tercapai, pasar akan menghadapi kelebihan pasokan yang signifikan.

Sebelum konflik pecah pada akhir Februari, pasar minyak sebenarnya sudah bersiap menghadapi surplus, tetapi perang menguras jutaan barel pasokan.

Macquarie memperkirakan stok minyak akan mulai meningkat lagi.

>>> Profil Mitchell Baker: Striker Timnas Indonesia yang Cetak Hattrick di Debut

Surplus harian diperkirakan mencapai 2 juta barel pada kuartal keempat, dan dua kali lipat dari angka tersebut dalam tiga bulan pertama tahun depan.

alt under
R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
alt mid
📰 Update Terbaru
stikibot