Infrastruktur backup tradisional, terutama sistem tape yang mengandalkan proses manual, mulai kewalahan menghadapi target pemulihan data yang semakin ketat.
Kompleksitas pengelolaan lintas platform, dari on-premise hingga cloud, sering menjadi celah keamanan bagi bisnis yang berkembang.
>>> X Money Resmi Hadir untuk Pelanggan Premium dan Premium+
Synology memperkenalkan ActiveProtect DP5200, perangkat keras backup terpadu berukuran 1U yang dirancang untuk merombak cara bisnis melindungi aset digital mereka.
DP5200 mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) dan sistem manajemen terpusat untuk menggantikan kerumitan sistem lama.
Inovasi di Balik Keamanan Data
DP5200 hadir dengan kapasitas raw hingga 36 TB, namun kekuatan utamanya terletak pada ekosistem ActiveProtect Manager.
Berbeda dengan solusi konvensional yang memisahkan perangkat keras dan perangkat lunak, integrasi Synology memungkinkan manajemen ribuan workload dari satu layar tunggal.
Executive Vice President of the Data Protection Group Synology, JiaYu Liu, menekankan pentingnya efisiensi dalam arsitektur teknologi terbaru ini.
"Bisnis saat ini menghadapi kesulitan dalam menemukan solusi perlindungan data yang dapat berkembang sesuai kebutuhan tanpa menambah biaya dan kompleksitas.
DP5200 kami rancang sebagai solusi terpadu yang hemat ruang dan mudah diimplementasikan, sekaligus memberikan nilai investasi yang optimal," ujar JiaYu Liu dalam keterangan resminya, Rabu (29/7/2026).
>>> Indosat Kaji Putusan MK, Siapkan Opsi Rollover dan Transparansi Kuota
Ekspansi Ekosistem dan AI Anti-Malware
Inovasi paling signifikan muncul melalui rencana pembaruan ActiveProtect Manager 2.0.
Synology memperluas dukungan terhadap lingkungan virtualisasi seperti Proxmox VE dan Nutanix AHV, di samping pemain utama seperti Azure VM, Amazon EC2, dan Google Workspace.
Dari sisi keamanan, Synology mengintegrasikan deteksi anomali berbasis AI/ML yang secara otomatis memantau pola data untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan yang mengarah pada serangan ransomware.
Fitur pemindaian malware pra-pemulihan juga disertakan untuk menjamin data yang dipulihkan bersih dari ancaman, mencegah infeksi ulang secara otomatis.
Mengakhiri Era Tape Backup
Bagi industri di Indonesia yang masih mengandalkan tape backup, DP5200 menawarkan alternatif yang lebih progresif.
Meskipun tape memberikan isolasi fisik (air gap), proses manual seperti rotasi media fisik dan pengambilan data dari lokasi terpisah sangat menghambat respons terhadap bencana.
>>> Apple Siap Luncurkan Home Hub, Speaker Pintar dengan Layar 7 Inci
Sebagai gantinya, platform ActiveProtect mengusung konsep Data Immutability dan fitur air gap digital yang memberikan tingkat keamanan setara tape, namun dengan kecepatan akses data berbasis flash dan hard drive yang jauh lebih instan.
