unique visitors counter
⌂ Beranda Hiburan Lee Chang-dong Jadi Sutradara Korea Pertama Peraih TIFF Ebert Director Award
Hiburan

Lee Chang-dong Jadi Sutradara Korea Pertama Peraih TIFF Ebert Director Award

Lee Chang-dong, sutradara Korea peraih TIFF Ebert Director Award
Lee Chang-dong Jadi Sutradara Korea Pertama Peraih TIFF Ebert Director Award
A A Ukuran Teks16px
IN ARTICLE 1

Sutradara kenamaan Korea Selatan, Lee Chang-dong, resmi menjadi sineas Korea pertama yang meraih TIFF Ebert Director Award.

Penghargaan bergengsi ini merupakan bentuk pengakuan atas pencapaian seumur hidup di dunia perfilman.

Netflix mengumumkan pada Kamis (30/7) bahwa Lee akan menerima penghargaan tersebut dalam acara Tribute Awards tahunan Festival Film Internasional Toronto (TIFF) pada 13 September mendatang.

Penghargaan ini diberikan atas visi orisinal dan inovasi sinematik Lee selama hampir tiga dekade berkarya.

TIFF Ebert Director Award dinamai sesuai mendiang kritikus film Amerika Serikat, Roger Ebert.

Sebelumnya, penghargaan ini telah diberikan kepada sederet sutradara ternama seperti Guillermo del Toro, Mike Leigh, Sam Mendes, Spike Lee, Denis Villeneuve, dan Chloe Zhao.

Penghargaan ini datang bertepatan dengan pemutaran perdana film terbaru Lee, "Possible Love", di Amerika Utara dalam festival yang berlangsung pada 10-20 September.

Film tersebut merupakan karya pertama Lee dalam delapan tahun setelah "Burning" (2018) yang mendapat pujian kritis.

Dibintangi Jeon Do-yeon, Sul Kyung-gu, Zo In-sung, dan Cho Yeo-jeong, film yang didukung Netflix ini berkisah tentang kehidupan dua pasangan suami-istri yang saling terkait.

Seorang pekerja yang di-PHK dan istrinya, serta seorang pembuat film dokumenter kaya dan suaminya, menjadi pusat cerita saat mereka bertemu.

"Possible Love" akan tayang perdana di dunia pada Festival Film Internasional Venesia ke-83 pada September mendatang.

Setelah itu, film ini akan dirilis terbatas di bioskop Korea pada 23 September dan secara global di Netflix pada 6 November.

Lee Chang-dong yang kini berusia 72 tahun merupakan salah satu sutradara paling berprestasi di sinema Asia.

Ia pernah meraih penghargaan sutradara terbaik di Venesia untuk "Oasis" (2002), skenario terbaik di Cannes untuk "Poetry" (2010), dan penghargaan FIPRESCI di Cannes untuk "Burning" (2018).

📰 Update Terbaru