Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan sesi I pada Kamis (30/7/2026) di zona hijau. Indeks menguat 0,93% ke posisi 6.147.
Meski menguat, nilai transaksi tercatat hanya Rp6,51 triliun. Sebanyak 14,19 miliar saham diperjualbelikan sepanjang perdagangan pagi hingga siang hari.
Di sisi lain, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) justru melemah 0,17% ke level Rp18.085 per dolar AS pada pukul 13:00 WIB.
Konflik Timur Tengah Bayangi Pasar
Rapuhnya rupiah dan IHSG turut dipengaruhi oleh memanasnya konflik Timur Tengah. Militer AS dilaporkan gencar melancarkan serangan udara ke Iran.
Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa AS akan terus membalas serangan terbaru dari Iran.
“Kami akan menyerang mereka dengan keras,” ujar Trump dalam wawancara dengan Fox News, seperti dikutip Bloomberg News.
Saham konsumen primer, properti, dan konsumen non primer menjadi pendorong utama penguatan IHSG. Ketiga sektor tersebut masing-masing naik 1,59%, 1,54%, dan 1,33%.