unique visitors counter
⌂ Beranda News Indomobil IMAS Babak Belur, Laba Anjlok 74% di Semester I 2026

Indomobil IMAS Babak Belur, Laba Anjlok 74% di Semester I 2026

Indomobil IMAS Babak Belur, Laba Anjlok 74% di Semester I 2026
Ilustrasi: Indomobil IMAS Babak Belur, Laba Anjlok 74% di Semester I 2026
A A Ukuran Teks16px

PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) membukukan penurunan kinerja pada semester I 2026.

Laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk anjlok 74,3% menjadi Rp11,1 miliar, dari Rp43,2 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Meski laba turun, pendapatan IMAS tercatat naik menjadi Rp17,37 triliun dari sebelumnya Rp14,76 triliun.

Kenaikan ini ditopang oleh penjualan truk dan alat berat yang mencapai Rp7,07 triliun, naik dari Rp6,23 triliun.

Pendapatan dari mobil dan motor juga meningkat menjadi Rp2,87 triliun dari Rp2,16 triliun.

Sementara itu, jasa keuangan naik menjadi Rp1,25 triliun dari Rp1,10 triliun, bahan bakar dan energi menjadi Rp2,32 triliun dari Rp2,06 triliun, serta sewa kendaraan dan logistik menjadi Rp1,95 triliun dari Rp1,54 triliun.

Beban Meningkat Tekan Profitabilitas

Kenaikan penjualan tersebut belum mampu mendongkrak profitabilitas.

Laba usaha turun menjadi Rp1,30 triliun dari Rp1,39 triliun setelah beban penjualan meningkat menjadi Rp1,08 triliun dari Rp992,3 miliar.

Beban umum dan administrasi juga naik menjadi Rp1,06 triliun dari Rp968,3 miliar.

Beban operasi lain melonjak menjadi Rp200,7 miliar dari Rp102,6 miliar, sementara beban keuangan meningkat menjadi Rp1,28 triliun dari Rp1,23 triliun.

Total Aset dan Liabilitas

Hingga akhir Juni 2026, total aset perseroan tercatat sebesar Rp85,03 triliun.

Sementara itu, total liabilitas naik menjadi Rp68,27 triliun dari Rp62,46 triliun pada akhir tahun lalu.

Kenaikan liabilitas terutama seiring meningkatnya utang obligasi jangka pendek menjadi Rp8,03 triliun dari Rp3,93 triliun, serta utang bank jangka panjang menjadi Rp24,70 triliun dari Rp22,56 triliun.

Adapun total ekuitas meningkat menjadi Rp16,76 triliun dari Rp16,04 triliun.

Jadwal dan Agenda Terkait

  • 31 July 2026 18:25 - Rilis laporan keuangan semester I 2026 IMAS
  • Market | 04 Jul 2026 14:00 - Penjualan emiten Sujaka Lays COAL nihil
  • Market | 03 Jul 2026 06:00 - Laporan keuangan Trump menunjukkan 21.000 transaksi sepanjang 2025
  • Market | 02 Jul 2026 13:25 - Danantara rilis kinerja BUMN, lapkeu konsolidasi masih audit
  • Gaya Hidup | 26 Jun 2026 17:07 - Cara membaca laporan keuangan sebelum beli saham
  • Market | 08 May 2026 12:00 - Top ten emiten bank dengan laba terbesar, BRI (BBRI) juara

>>> Jadwal Ganjil Genap Puncak Bogor 1 Agustus 2026: Aturan dan Titik Penyekatan

>>> Peredaran Obat Keras di Jakpus Marak, 118.494 Butir Disita

>>> Alasan Presiden Prabowo Naikkan Tukin TNI dan Pegawai Kemhan

E
Tim Redaksi
Penulis: Eko Yulianto
📰 Update Terbaru
stikibot