Harga gas alam Eropa diprediksi mencatat kenaikan bulanan terbesar sejak Maret. Perang di Timur Tengah terus mengganggu pasokan energi global.
Harga acuan berjangka naik hingga 1,8% pada Jumat. Sepanjang Juli, harga diperkirakan melonjak sekitar 35%.
>>> Pilot Malaysia Ditangkap Bawa 70 Ribu Butir Ekstasi di Bandara Soetta
Lonjakan ini membuat Eropa harus mengeluarkan biaya besar untuk mengisi kembali persediaan bahan bakar. Hal ini terjadi saat Eropa bersiap menghadapi musim dingin.
Gangguan Pasokan LNG Global
Pasar bersiap menghadapi gangguan berkepanjangan terhadap pasokan gas alam cair (LNG) global.
>>> BGN Temukan 414 Rekening Anomali, Rp311 Miliar Dikembalikan ke Negara
Eskalasi perang di Timur Tengah bulan ini menimbulkan keraguan akan dimulainya kembali lalu lintas kapal dari kawasan tersebut.
Bagi Eropa, hal ini berarti harus bersaing lebih sengit untuk mendapatkan pasokan dari tempat lain. Eropa juga menghadapi serangkaian gelombang panas.
>>> Tekanan BBM dan Tiket Pesawat Reda, Ekonom Ramal Inflasi Juli Turun
Tingkat keterisian fasilitas penyimpanan gas di Eropa saat ini hanya sedikit di atas 56%. Angka ini lebih rendah dibandingkan rata-rata musiman lima tahun sebesar 73%.
