Harga rata-rata diesel di Amerika Serikat melampaui $6 per galon untuk pertama kalinya pada Jumat, menurut laporan AAA.
Angka nasional mencapai $6,06 per galon, melewati rekor sebelumnya $5,82 yang tercatat pada Juni 2022.
Kenaikan ini membuka jalan bagi lonjakan harga di berbagai sektor karena ketergantungan rantai pasok global pada diesel.
Dampaknya diperkirakan terasa hingga ke toko kelontong dan berbagai kebutuhan sehari-hari.
Pemicu Kenaikan Harga Diesel
Harga diesel telah naik 55 persen sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke Iran pada Februari.
Kenaikan ini berada di jalur untuk mencatatkan persentase kenaikan tahunan terbesar sepanjang sejarah.
Perang di Iran, ditambah konflik antara Rusia dan Ukraina, membuat pasar bahan bakar global kehilangan sekitar 8 persen pasokan diesel.
"Kilang telah memaksimalkan produksi diesel," kata Andy Lipow, presiden Lipow Oil Associates, kepada CNN.
"Kami tidak bisa mendapatkan lebih banyak diesel dari sistem," ujarnya.
Sementara itu, harga bensin naik 40 persen menjadi $4,29 per galon untuk bensin reguler pada Jumat.
Ini adalah harga bensin tertinggi yang pernah tercatat selambat ini dalam setahun, karena harga bensin biasanya memuncak pada bulan-bulan musim panas.
California memimpin semua negara bagian dengan harga diesel tertinggi, mencapai rata-rata $7,98 dibandingkan $5,16 setahun lalu.
Harga minyak mentah juga meningkat seiring intensifikasi perang di Iran.
Futures minyak mentah Brent, patokan internasional, diperdagangkan sekitar $104 per barel pada Jumat pagi.
Sementara West Texas Intermediate, patokan AS, mendekati $100 pada sekitar $99,07.
