Presiden FIFA Gianni Infantino membatalkan rencana kontroversial untuk membentuk entitas komersial baru yang semula membuka peluang masuknya investor eksternal ke ajang Piala Dunia.
Keputusan itu diambil setelah muncul penolakan keras dari konfederasi sepak bola regional utama serta klub-klub elite dunia.
>>> Kinerja Solid Telkom di Semester I 2026: Pendapatan Tumbuh 3,9 Persen
"Setelah mendengarkan dengan saksama seluruh pandangan yang disampaikan, menjadi jelas bahwa proyek ini telah memunculkan perpecahan yang, terlepas dari besarnya dukungan yang ada, tidak lagi sejalan dengan tujuan awal yang ingin dicapai," kata Infantino dalam pernyataan pada Jumat (31/7).
UEFA dan Konfederasi Lain Menolak
Pembatalan tersebut terjadi setelah UEFA mengancam akan memboikot Piala Dunia sepenuhnya apabila FIFA tetap melanjutkan rencana tersebut.
Proposal itu sebelumnya bertujuan membentuk entitas yang akan mengelola hak media, termasuk hak siar Piala Dunia.
>>> Jadwal Persija vs PSMS Medan Hari Ini: Macan Kemayoran Bidik Tiket Semifinal Piala Presiden 2026
Melalui skema tersebut, Infantino berupaya menghimpun dana hingga US$4,2 miliar dari investor luar dengan valuasi entitas baru sebesar US$20 miliar.
UEFA, Concacaf, dan AFC menilai proposal tersebut disusun tanpa konsultasi yang memadai.
>>> 7 Langkah Mudah Ajukan Pinjaman Online Cepat Cair Tanpa Ditolak
Mereka juga mengkhawatirkan masuknya modal swasta dapat mengubah tata kelola FIFA, prioritas organisasi, serta mekanisme distribusi pendapatan.
