Produsen bahan bakar diperkirakan akan terus menikmati margin yang sangat tinggi hingga kuartal berikutnya dan seterusnya.
Hal ini disampaikan oleh Brian Mandell, Wakil Presiden Eksekutif bidang Pemasaran dan Komersial Phillips 66, dalam panggilan konferensi laporan keuangan pada Rabu.
>>> 95 Bangunan di Atas Saluran Phb Karet Tengsin Ditertibkan
Menurut Mandell, dampak gangguan pasokan akibat konflik Iran akan terus memengaruhi pasar bahan bakar seperti bensin dan solar hingga tahun 2027.
"Fundamental sektor penyulingan sangat ketat dan semakin ketat," kata Mandell.
>>> Waspada Super El Nino 2026, Kemarau Diprediksi Lebih Lama
Ia menambahkan bahwa pasar mengalami kekurangan pasokan produk olahan minyak sebesar 7 juta barel per hari dari Timur Tengah dan Asia, serta 1,4 juta barel per hari dari Rusia.
>>> 15 Kontainer Ekspor BAI Sempat Tertahan, Volume Tembus 300 Ton
"Hal ini benar-benar membuka peluang bagi kami untuk meraih margin yang lebih kuat sepanjang kuartal ketiga dan mungkin hingga sisa tahun depan," ujar Mandell.

