unique visitors counter
⌂ Beranda News Taiwan Latihan Blokir Jembatan Kunci untuk Hadapi Potensi Invasi China

Taiwan Latihan Blokir Jembatan Kunci untuk Hadapi Potensi Invasi China

Taiwan Latihan Blokir Jembatan Kunci untuk Hadapi Potensi Invasi China
Ilustrasi: Taiwan Latihan Blokir Jembatan Kunci untuk Hadapi Potensi Invasi China
A A Ukuran Teks16px

Pasukan Taiwan menggunakan penghalang beton, kawat berduri, dan dinding Hesco untuk memblokir jembatan utama dekat Taipei pada Kamis (7/8) dalam latihan menghadapi potensi invasi China.

Latihan ini merupakan bagian dari latihan militer tahunan Han Kuang yang dimulai Rabu (6/8).

>>> Anjing Pelacak Dikerahkan Cari Potongan Kaki Korban Mutilasi di Pancoran Mas

Jembatan Danjiang yang baru dibuka, membentang di muara Sungai Tamsui, menjadi lokasi latihan malam hari pada hari kedua latihan tersebut.

China mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya dan mengancam akan menggunakan kekuatan untuk merebut pulau berpenduduk 23 juta jiwa itu.

Jika militer China, yang dikenal sebagai Tentara Pembebasan Rakyat (PLA), melancarkan invasi, para ahli militer memperkirakan pasukannya dapat mendarat di pantai di kedua sisi Sungai Tamsui dan menyeberangi Jembatan Danjiang untuk bergabung.

Chieh Chung, pakar kebijakan pertahanan Taiwan dari Universitas Tamkang, mengatakan bahwa jika PLA menguasai Jembatan Danjiang dan kedua sisi muara Sungai Tamsui, pasukannya dapat maju di sepanjang kedua tepi sungai.

"Tujuannya adalah mencegah pasukan PLA menguasai bagian sungai ini, karena jika mereka menguasai bagian ini, dua pangkalan pendaratan akan terhubung menjadi satu," ujarnya.

Untuk menghentikan laju pasukan China, militer Taiwan berlatih memblokir jembatan dalam latihan yang berlangsung beberapa jam hingga Jumat pagi sebelum jam sibuk.

Puluhan insinyur tempur tentara Taiwan, dibantu derek dan truk, memasang lapisan penghalang beton dan baja, kawat berduri, serta dinding Hesco di sepanjang jembatan sepanjang hampir satu kilometer.

Tujuannya bukan hanya memperlambat pasukan China, tetapi juga mengarahkan mereka ke area di mana pasukan Taiwan memiliki daya tembak lebih besar.

Di perairan di bawah jembatan, pasukan memasang jaring ikan, platform apung, dan tong yang berpotensi diisi bahan peledak saat perang untuk menghentikan kapal kecil China memasuki sungai.

R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
📰 Update Terbaru
stikibot