unique visitors counter
⌂ Beranda News Produk Kemasan Vakum, Terobosan Baru Jajanan Bie di Palembang

Produk Kemasan Vakum, Terobosan Baru Jajanan Bie di Palembang

Produk Kemasan Vakum, Terobosan Baru Jajanan Bie di Palembang
Ilustrasi: Produk Kemasan Vakum, Terobosan Baru Jajanan Bie di Palembang
A A Ukuran Teks16px

Industri Rumah Tangga (IRT) Jajanan Bie di Talang Jambe, Sukarami, Palembang, kini memiliki peluang baru untuk memperluas pasar.

Lewat program pemberdayaan yang menyasar optimalisasi rantai pasok frozen food, mereka dibekali pengetahuan dan peralatan untuk mengemas produk secara higienis dan tahan lama.

>>> Trabzonspor Resmi Rekrut Mo Salah dengan Kontrak Dua Tahun

Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan oleh tim dosen dan mahasiswa lintas program studi Teknologi Pangan, Agribisnis Pangan, dan Manajemen Informatika Politeknik Negeri Sriwijaya.

Kolaborasi antarprodi menjadi kekuatan utama, karena masing-masing berperan dalam aspek keamanan pangan, rantai pasok, dan desain kemasan.

Program ini didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) melalui Program Bima, skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat.

Dukungan ini menegaskan komitmen perguruan tinggi dalam menghadirkan riset yang berdampak langsung bagi ekonomi masyarakat.

Dari Dapur Rumahan ke Pasar yang Lebih Luas

Selama ini, produk bie olahan IRT Talang Jambe dijual dalam kemasan sederhana dengan daya tahan terbatas.

Bie yang matang biasanya dibungkus plastik biasa dan langsung dijajakan, sehingga jangkauan distribusinya terbatas pada pembeli sekitar rumah dan pasar lokal.

Keterbatasan ini membuat volume produksi sulit ditingkatkan karena produk yang tidak terjual cepat berisiko basi. Kondisi inilah yang menjadi titik tolak sosialisasi penggunaan alat vacuum sealer.

>>> IESR Dorong Unit Khusus di Bawah Presiden untuk Kawal PLTS 100 GW

Ketua Pelaksana Kegiatan, Ira Gusti Riani, menjelaskan bahwa IRT diperkenalkan teknik pengemasan kedap udara, mulai dari cara mengoperasikan alat, penataan produk, hingga penyimpanan.

Teknik ini mampu memperpanjang masa simpan hingga 6 bulan dalam penyimpanan frozen tanpa bahan pengawet.

Dampaknya, produk yang semula hanya laku di lingkungan sekitar kini berpeluang menempuh perjalanan lebih jauh.

R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
📰 Update Terbaru
stikibot