HMD Touch AI, ponsel hybrid berbasis kecerdasan buatan (AI), dikabarkan akan segera memperluas penjualannya ke sejumlah negara di luar Tiongkok.
Perangkat ini menggabungkan desain klasik, layar sentuh, konektivitas 4G, dan fitur pintar, menawarkan pendekatan berbeda di tengah dominasi smartphone berukuran besar.
>>> Render Motorola Edge 70 Neo Bocor, Ungkap 4 Pilihan Warna dan Kamera 200 MP
Ekspansi ke Asia Tenggara
Sebelumnya, HMD Touch AI telah diperkenalkan di Tiongkok pada awal tahun ini.
Kini, perangkat tersebut disebut-sebut sedang bersiap memasuki pasar internasional, dengan sejumlah negara di Asia Tenggara seperti Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Thailand menjadi tujuan ekspansi.
Kehadiran HMD Touch AI menarik perhatian karena membawa konsep yang berbeda, menggabungkan bentuk ringkas dengan fungsi modern.
Perangkat ini berpotensi menjadi pilihan bagi pengguna yang ingin tetap terhubung tanpa harus menggunakan smartphone berlayar besar sepanjang hari.
Desain Ringkas dengan Nuansa Nokia Lumia
Secara tampilan, HMD Touch AI mengingatkan pada era ponsel Nokia Lumia.
Desainnya sederhana dengan bodi ringkas, namun sudah menggunakan layar sentuh.
>>> HP 1 Jutaan 2026 dengan Memori Besar dan Layar Memukau
HMD membekali Touch AI dengan layar berukuran 3,2 inci, jauh lebih kecil dibandingkan mayoritas smartphone modern.
Ukuran mungil ini menjadi salah satu daya tarik utamanya.
Dengan layar kecil dan perangkat keras sederhana, HMD Touch AI dapat menjadi alternatif bagi pengguna yang merasa smartphone modern terlalu besar atau terlalu banyak fitur.
Perangkat ini juga dapat digunakan sebagai ponsel kedua untuk kebutuhan komunikasi dasar.
Di sisi daya, perangkat tersebut membawa baterai berkapasitas 1.950mAh dengan pengisian melalui port USB Type-C.
>>> Kit Connor Dikabarkan Jadi Cyclops di Reboot X-Men
Untuk perangkat berukuran kecil dengan kebutuhan daya rendah, kapasitas tersebut berpotensi memberikan waktu penggunaan yang cukup panjang.
