unique visitors counter
⌂ Beranda News Komputasi Kuantum Mengancam Keamanan Siber, Indonesia Siapkan Langkah Antisipasi

Komputasi Kuantum Mengancam Keamanan Siber, Indonesia Siapkan Langkah Antisipasi

Komputasi Kuantum Mengancam Keamanan Siber, Indonesia Siapkan Langkah Antisipasi
Komputasi Kuantum Mengancam Keamanan Siber, Indonesia Siapkan Langkah Antisipasi
A A Ukuran Teks16px

Perkembangan komputasi kuantum membawa peluang besar bagi kemajuan teknologi, tetapi juga memunculkan ancaman baru terhadap keamanan siber.

Komputer kuantum yang jauh lebih kuat berpotensi melemahkan sistem kriptografi yang melindungi data, komunikasi, dan transaksi digital.

>>> Rumah Yatim Salurkan Bantuan ke 453.558 Penerima Manfaat di 19 Provinsi pada Semester I 2026

Pemerintah mulai mempercepat persiapan menuju era post-quantum computing.

Kolaborasi Nasional untuk Kesiapan Pasca-Komputasi Kuantum

Kemenko Polkam, BSSN, Telkom, akademisi, pelaku industri, dan komunitas keamanan siber memperkuat kolaborasi.

Langkah tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Urgensi Penyusunan Kebijakan Menghadapi Post-Quantum Computing (PQC) pada Kamis (6/8).

Rapat dipimpin Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi Kemenko Polkam Marsda TNI Eko Dono Indarto.

>>> Salomon XT 6: Sneaker Trail yang Nyaman untuk Aktivitas Harian di Perkotaan

Hadir pula Deputi Bidang Strategi dan Kebijakan Keamanan Siber dan Sandi BSSN Marsda TNI R. Tjahjo Kurniawan, Chairman CISSReC Dr. Pratama Persadha, serta pejabat dari berbagai lembaga.

Mengapa Komputasi Kuantum Perlu Diantisipasi?

Komputer kuantum diproyeksikan mampu menghadirkan lompatan besar dalam komputasi, mendorong inovasi di riset, industri, kesehatan, dan transformasi digital.

Namun, kemampuan tersebut juga dapat menjadi ancaman bagi sistem keamanan digital.

Algoritma kriptografi yang digunakan saat ini berpotensi lebih mudah diserang ketika komputer kuantum mencapai kemampuan memadai.

>>> Kejagung Dalami TPPU Febrie, Periksa Saksi dari Bank dan Swasta

Indonesia perlu mempersiapkan sistem keamanan yang mampu bertahan sebelum teknologi itu mengganggu infrastruktur digital.

R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
📰 Update Terbaru
stikibot