Pasangan organis internasional, Olivier Latry dan Lee Shin-young, akan kembali tampil bersama di Seoul setelah delapan tahun.
Konser bertajuk 'Four Hands' dijadwalkan berlangsung di Lotte Concert Hall pada 6 Oktober.
>>> Xiaomi Rilis Redmi K100 Pro Max dengan Baterai 9.070mAh dan Kamera 200MP
Dalam konser ini, mereka akan membawakan program dari Rameau hingga Stravinsky. Penampilan ini menampilkan organ sebagai instrumen ritmis, teatrikal, dan orkestra.
Kisah Cinta dan Kemitraan Musik
Latry, yang saat itu berusia 23 tahun dan menjabat sebagai organis tituler di Notre-Dame de Paris, mengaku jatuh cinta pada Lee saat ia menjadi muridnya di Paris Conservatoire.
Ia menunggu delapan tahun hingga Lee tidak lagi menjadi muridnya untuk mengungkapkan perasaannya.
Lee mengenang Latry sebagai pribadi yang disiplin dan pendiam, tetapi sangat ketat dalam pelajaran. Setelah lulus, Latry mengaku bahwa sikap tegasnya itu untuk menjaga jarak emosional.
Bagi pasangan ini, bermain organ berdua adalah latihan kesatuan musik dan tantangan fisik yang rumit.
Latry menjelaskan bahwa koreografi terjadi di konsol organ, setiap gerakan harus diperhitungkan dan diasimilasi.
Lee menambahkan bahwa lingkungan pertunjukan lebih sempit dari yang dibayangkan, dengan bangku yang sering terlalu sempit untuk dua orang.
Ia bercanda bahwa tangan Latry yang lebih besar kadang membuat tangannya terjebak, dan rasa sakit itu bertahan cukup lama.
Duet sebagai Pilihan Artistik
Meski tampil sebagai duo, keduanya tetap aktif sebagai solois dan sering tur secara terpisah.
Mereka bermain bersama sekitar lima kali setahun, hanya ketika partitur memang cocok untuk satu organ.
Program konser di Seoul dibagi dua bagian. Bagian pertama mencakup karya Rameau, Bach, Ravel, dan aransemen Lee dari Borodin.
