Seorang pegawai Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kutai Kartanegara (Kukar) berinisial MFA diduga membakar ruang rapat di kantornya pada Selasa (11/8) pagi.
Aksi tersebut diduga dipicu rasa kesal karena dirinya kerap difoto dan foto tersebut kemudian dijadikan bahan candaan hingga dibuat menjadi stiker WhatsApp.
>>> Menikahi Sahabat Sendiri, Anita Lee Temukan Sosok yang Selama Ini Dicari
Peristiwa ini cukup mengejutkan karena aksi pembakaran dilakukan di lingkungan kantor pemerintahan.
Polisi pun langsung mengamankan MFA untuk dimintai keterangan sekaligus mendalami alasan di balik tindakannya.
Kronologi Pegawai Diskominfo Kukar Membawa Bensin
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun dari intasgram @damkar_kukar, MFA diduga telah menyiapkan aksinya sejak sekitar pukul 07.20 Wita.
Ia disebut membawa bensin dalam jumlah cukup banyak, yakni sekitar 30–40 liter.
Tak lama kemudian, sekitar pukul 07.30 Wita, kebakaran dilaporkan kepada petugas pemadam kebakaran.
>>> Kabar Bahagia: Cristiano Ronaldo dan Georgina Rodríguez Menikah Privat
Rangkaian waktu tersebut menjadi bagian yang kini didalami aparat untuk mengetahui apakah pembakaran memang sudah direncanakan sebelumnya atau terdapat faktor lain yang melatarbelakanginya.
Polisi kemudian mengamankan MFA, yang diketahui bekerja sebagai operator di Diskominfo Kukar.
Polisi masih mendalami motif dan rangkaian aksi pembakaran tersebut.
Pernyataan tersebut penting karena alasan penggunaan bensin dalam jumlah besar dan sasaran pembakaran masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.
Diduga Berawal dari Candaan di Lingkungan Kerja
Dugaan sementara menyebut persoalan bermula dari foto MFA yang kerap diambil dan kemudian menjadi bahan candaan.
>>> 3 HP Infinix 2 Jutaan untuk Pelajar 2026, Layar AMOLED hingga Speaker JBL
Foto tersebut bahkan disebut diubah menjadi stiker WhatsApp.
