unique visitors counter
⌂ Beranda News Dinara Alivi Kinesya, Mahasiswi Baru Unpad yang Tolak Bantuan Gubernur Jabar

Dinara Alivi Kinesya, Mahasiswi Baru Unpad yang Tolak Bantuan Gubernur Jabar

Dinara Alivi Kinesya, Mahasiswi Baru Unpad yang Tolak Bantuan Gubernur Jabar
Dinara Alivi Kinesya, Mahasiswi Baru Unpad yang Tolak Bantuan Gubernur Jabar
A A Ukuran Teks16px

Mahasiswi baru Universitas Padjadjaran (Unpad), Dinara Alivi Kinesya, menjadi sorotan setelah menolak tawaran bantuan biaya kos dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Penolakan itu disampaikan dalam acara Penerimaan Raya Mahasiswa Baru (PRABU) di kampus Unpad Jatinangor, Senin, 10 Agustus 2026.

>>> Pertalite Dibatasi, Dua Golongan Ini Beralih ke Pertamax

Saat itu, Dedi Mulyadi menawarkan untuk menanggung biaya kos Livi selama satu tahun setelah mengetahui kondisinya sebagai mahasiswa baru jalur mandiri Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP).

Alih-alih menerima, Livi justru menyampaikan pendapatnya secara terbuka. Ia menilai masih ada mahasiswa lain yang lebih membutuhkan dukungan biaya untuk melanjutkan pendidikan.

"Daripada (membantu saya), Bapak bantulah anak-anak yang memang perlu dibantukan, Pak," ujar Livi, seperti dikutip pada Kamis, 13 Agustus 2026.

>>> HUT ke-81 RI: KRL dan LRT Jabodebek Tarif Rp8 pada 17 Agustus 2026

Livi meminta bantuan tersebut diberikan kepada mahasiswa yang benar-benar membutuhkan, terutama yang berasal dari daerah terpencil atau keluarga dengan keterbatasan ekonomi.

Tidak hanya menolak untuk dirinya sendiri, Livi juga mendorong mahasiswa lain yang membutuhkan untuk berani menyampaikan kondisi mereka.

Ia bahkan menantang rekan-rekannya untuk tampil ke depan.

>>> Menuju Masyarakat Adil dan Makmur: Konsep Keadilan Sosial Bung Karno

Sikap Livi mendapat respons positif dari Dedi Mulyadi. Gubernur Jawa Barat tersebut secara langsung memberikan apresiasi atas keputusan Livi yang menolak tawaran bantuan kos.

R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
📰 Update Terbaru
stikibot