unique visitors counter
⌂ Beranda Hiburan Film 'The Journey to Gyeong-ju': Perjalanan Balas Dendam yang Mengharukan

Film 'The Journey to Gyeong-ju': Perjalanan Balas Dendam yang Mengharukan

Film 'The Journey to Gyeong-ju': Perjalanan Balas Dendam yang Mengharukan
Film 'The Journey to Gyeong-ju': Perjalanan Balas Dendam yang Mengharukan
A A Ukuran Teks16px

Delapan tahun setelah putri bungsunya hilang saat wisata sekolah, seorang ibu berduka memulai perjalanan darat bersama tiga putri lainnya untuk membalas dendam kepada pembunuh yang baru saja bebas dari penjara.

Premis inilah yang menjadi dasar film "The Journey to Gyeong-ju", debut komersial sutradara Kim Mi-jo yang sebelumnya memenangkan Grand Prize di Festival Film Internasional Jeonju lewat film indie "Gull" (2021).

>>> Splayit, Band Rock Bentukan Survival Show Mnet, Rilis Album Debut

Film ini mengikuti Ok-sil (Lee Jeong-eun) dan tiga putrinya, Jang-ju (Kong Hyo-jin), Young-ju (Park So-dam), dan Dong-ju (Lee Yeon), saat mereka menuju kota Gyeongju di barat daya untuk memberikan keadilan kepada Baek Sang-hyun (Byun Yo-han), pembunuh yang menerima hukuman ringan.

Rencana mematikan mereka sering kali salah dengan cara yang lucu dan canggung, tetapi keinginan kuat sang ibu untuk membalas dendam membuat cerita ini sangat mengharukan.

Kota Gyeongju adalah tempat di mana putri bungsu, yang juga bernama Gyeong-ju, mengalami tragedi mengerikan saat wisata sekolah, menjadikan perjalanan keluarga ini sebagai kembali yang menyakitkan ke tempat kebahagiaan mereka berakhir.

Sutradara Kim menjelaskan bahwa ia ingin menyeimbangkan komedi dan tragedi dalam bingkai road movie komersial sambil mengeksplorasi bagaimana para penyintas memproses kehilangan.

"Tidak pernah mudah bagi orang biasa untuk membunuh seseorang, dan saya ingin fokus pada perjalanan masing-masing anggota keluarga," kata Kim.

"Saya ingin menunjukkan bagaimana mereka yang ditinggalkan bertahan dan melangkah maju."

Mengenai pemilihan Byun sebagai antagonis tanpa jaminan, Kim mengatakan ia adalah pilihan tepat untuk mengendalikan atmosfer tegang film.

"Karakter muncul dengan kantong plastik di kepalanya hingga pertengahan film, berperan sebagai sosok kunci yang mengubah nada film," kata Kim.

D
Tim Redaksi
Penulis: Dwi Andini
📰 Update Terbaru
stikibot