unique visitors counter
⌂ Beranda News Polda Metro Gagalkan Peredaran Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel
News

Polda Metro Gagalkan Peredaran Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel

Polda Metro Gagalkan Peredaran Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel
A A Ukuran Teks16px

Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran uang palsu senilai Rp36 miliar. Penggerebekan dilakukan di sebuah pabrik cetak berkedok ruko di kawasan Taman Tekno, Setu, Tangerang Selatan.

Uang palsu berkualitas tinggi atau Grade A tersebut diduga kuat hendak disusupkan ke jaringan perbankan swasta. Namun, rencana itu berhasil terbongkar sebelum sempat dieksekusi.

>>> Dua Residivis Terlibat dalam Percetakan Uang Palsu di Tangsel

Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Victor Dean Mackbon, mengatakan pihaknya mengamankan tiga orang di lokasi pada Jumat malam.

Mereka berinisial N, S, dan D.

"Totalnya ada 360.000 lembar atau jika dikonversikan nilainya mencapai Rp36 miliar," ujar Victor kepada awak media di lokasi, Sabtu, 22 Agustus 2026.

Penyidik kemudian mengembangkan kasus tersebut dan mengamankan seorang lagi berinisial AB di kawasan PIK. AB diduga berperan sebagai pemberi pesanan sekaligus pendana produksi.

Sejumlah peralatan produksi turut diamankan, seperti mesin offset, printer, alat pressing, tinta, laptop, dan peralatan lainnya.

>>> Polisi Sita Rp36 Miliar Uang Palsu dari Pabrik di BSD Tangsel

Dari lokasi juga disita uang yang masih berbentuk lembaran serta yang telah dipotong dan siap diedarkan.

Kualitas Uang Grade A dan Rencana Masuk Bank Swasta

Hasil cetakan para pelaku memiliki ciri yang menyerupai uang asli, termasuk nomor seri, benang pengaman, hologram, dan simbol negara.

Kualitasnya disebut berada pada kategori Grade A.

Berdasarkan penyelidikan sementara, kegiatan produksi telah berlangsung sejak Maret 2026 atau sekitar empat bulan sebelum pengungkapan. Polisi masih mendalami rencana distribusi uang tersebut.

>>> Heboh Podcast Raditya Dika Bersama Nagita Slavina Tiba-tiba Dihapus: Spekulasi, Kritik Netizen, dan Bayang-bayang Cancel Culture

Dari keterangan sementara, uang palsu itu diduga akan diedarkan melalui jaringan berbeda. Salah satu kemungkinannya adalah memasukkannya ke salah satu bank swasta.

📰 Update Terbaru