unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Ahmad Zaki dengan Helikopter
News

Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Ahmad Zaki dengan Helikopter

Helikopter Basarnas mengevakuasi jenazah Ahmad Zaki Ali
A A Ukuran Teks16px

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jenazah Ahmad Zaki Ali, 38 tahun, pendiri Relawan Gerak Bareng.

Ia meninggal dunia saat menjalankan misi kemanusiaan pascagempa bumi Magnitudo 7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Almarhum mengembuskan napas terakhir akibat kelelahan berat di tengah medan distribusi bantuan yang ekstrem.

Proses evakuasi dilakukan menggunakan Helikopter Dauphin milik Basarnas dari lokasi bencana di Kabupaten Manggarai Timur menuju Labuan Bajo.

Selanjutnya, jenazah diterbangkan ke rumah duka di Jakarta.

Deputi Operasi dan Siaga Basarnas, Mayjen TNI (Mar) Edy Prakoso, mengonfirmasi bahwa penjemputan udara bergerak cepat sejak Sabtu pagi untuk menembus jalur darat yang sulit diakses.

"Pukul 07.04 WITA, Tim Heli Dauphin Basarnas telah mendarat di Helipad Kampung Ronting, Desa Satar Kampas, Kabupaten Manggarai Timur, dan langsung memproses evakuasi jenazah almarhum Ahmad Zaki Ali," ungkap Edy.

Setibanya di Labuan Bajo, jenazah langsung dilarikan ke RSUD Pratama Komodo untuk menjalani proses pemulasaraan serta penanganan medis terakhir.

Selesai pemulasaraan, jenazah dijadwalkan langsung dipulangkan ke Jakarta melalui penerbangan udara.

Sebelumnya, almarhum dilaporkan tumbang karena kelelahan fisik usai menempuh perjalanan panjang pendistribusian logistik.

Misi tersebut membentang dari Reo, Kabupaten Manggarai, menuju Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara, pada Jumat petang, 21 Agustus 2026.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru