Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi angkat bicara soal kebiasaannya yang kerap mengurung diri di kediaman resmi.
Ia menegaskan bahwa langkah itu diambil demi efisiensi kerja dan kesiapan menghadapi keadaan darurat.
>>> Arti Coolmax di TikTok: Makna Slang dan Konteks Penggunaannya
Dalam unggahan di media sosial X, Takaichi menjelaskan bahwa tinggal di kediaman resmi, atau 'kotei', memungkinkannya langsung bekerja tanpa perlu waktu perjalanan.
Ia juga bisa segera merespons situasi darurat kapan pun.
Takaichi mengaku telah memperkuat fungsi kantor di kediaman tersebut.
Ia dapat bekerja dan mengadakan pertemuan secara daring maupun tatap muka dengan stafnya, bahkan di luar jam kerja.
Ia juga membawa pulang dokumen untuk dibaca. "Bagi saya, kediaman resmi juga merupakan tempat kerja," ujarnya.
Kritik dan Kontroversi
Namun, kebiasaan Takaichi menuai kritik.
Ia pernah mengungkapkan hanya tidur nol hingga tiga jam per malam karena beban pekerjaan rumah tangga di samping tugas berat sebagai perdana menteri.
>>> Penyebab Kualitas Udara Memburuk Saat Musim Kemarau dan Cara Mengantisipasinya
Banyak yang menilai pemimpin perempuan pertama Jepang itu memberikan contoh buruk bagi keseimbangan kerja-hidup dan kesetaraan gender. Dukungan publik terhadapnya pun menurun drastis.
Penurunan popularitas juga dipicu kebijakan kontroversial, seperti revisi Undang-Undang Rumah Tangga Kekaisaran untuk memperkuat sistem suksesi khusus laki-laki.
Ia juga dianggap lamban menangani kenaikan harga.
Media melaporkan Takaichi menghindari sesi parlemen dan lebih banyak berdiam di kediaman pada malam hari dan akhir pekan.
Interaksinya dengan anggota parlemen dan pejabat lain jauh lebih sedikit dibanding pendahulunya.
Ia lebih sering berkomentar dan memposting kebijakan di X daripada berbicara kepada media. Kediaman resmi sendiri pernah menjadi lokasi dua percobaan kudeta berdarah pada 1930-an dan konon berhantu.
>>> Emas dan Bitcoin Melonjak Pekan Ini, Dipicu Aksi Treasury dan Dorongan Trump
Takaichi mengaku tidak pernah melihat hantu, tetapi sering berteriak karena bertemu kecoak. "Saya kaget ketika seekor kecoak berlari melewati kaki saya," katanya.