Istilah desil kembali menjadi perbincangan hangat.
Posisi desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) kini berkaitan erat dengan penyaluran bantuan sosial (bansos) dan rencana pembatasan pembelian BBM subsidi seperti Pertalite.
>>> PM Jepang Takaichi Ungkap Alasan Sering Mengurung Diri di Kediaman Resmi
Badan Pusat Statistik (BPS) menjelaskan bahwa desil adalah pemeringkatan keluarga berdasarkan kondisi sosial ekonomi.
Masyarakat dibagi menjadi 10 kelompok, dari desil 1 (kesejahteraan terendah) hingga desil 10 (kesejahteraan tertinggi).
Perlu dipahami, desil tidak hanya melihat jumlah penghasilan. Penilaiannya mempertimbangkan berbagai karakteristik, seperti kondisi rumah, pendidikan, pekerjaan, kesehatan, kepemilikan aset, dan kondisi keluarga.
BPS menggunakan pendekatan statistik Proxy Means Test (PMT) untuk memperkirakan posisi kesejahteraan relatif keluarga.
Urutan Desil 1 sampai 10 dalam DTSEN
Pembagian desil membantu pemerintah menentukan sasaran berbagai program.
>>> Arti Coolmax di TikTok: Makna Slang dan Konteks Penggunaannya
Namun, masuk desil tertentu tidak otomatis berarti seseorang pasti menerima atau kehilangan suatu program, karena setiap kebijakan memiliki persyaratan masing-masing.
Berikut gambaran urutannya: Desil 1 adalah kelompok dengan tingkat kesejahteraan 10 persen terbawah. Desil 2 adalah kelompok dengan tingkat kesejahteraan rendah.
Desil 3 adalah kelompok yang masih berada pada lapisan kesejahteraan bawah. Desil 4 adalah kelompok rentan pada lapisan bawah.
Untuk mengetahui posisi desil Anda, Anda dapat mengecek melalui situs resmi DTSEN atau aplikasi yang disediakan pemerintah. Pastikan data kependudukan Anda sudah terintegrasi dengan DTSEN.
Dengan mengetahui posisi desil, Anda bisa memperkirakan peluang mendapatkan bansos atau apakah Anda termasuk kelompok yang akan dibatasi pembelian Pertalite.
>>> Penyebab Kualitas Udara Memburuk Saat Musim Kemarau dan Cara Mengantisipasinya
Namun, keputusan akhir tetap mengacu pada kebijakan resmi pemerintah.
