unique visitors counter
⌂ Beranda › IPTEK › Jajak Pendapat: Motorola Razr 70 Series Terlalu Mahal, Update Minim
IPTEK

Jajak Pendapat: Motorola Razr 70 Series Terlalu Mahal, Update Minim

Motorola Razr 70 Ultra
Motorola Razr 70 Ultra
A A Ukuran Teks16px

Hasil jajak pendapat mingguan menunjukkan bahwa Motorola Razr 70 series atau Razr 2026 series dianggap terlalu mahal oleh sebagian besar responden.

Tiga model yang dirilis—vanilla, plus, dan Ultra—masing-masing memiliki penggemar, tetapi mayoritas pembeli potensial menunggu diskon atau penawaran khusus sebelum membeli.

Motorola Razr 70 Ultra mendapat sambutan paling positif dengan 15% suara mendukung.

Namun, harga $1.500 / €1.400 / £1.200 dinilai terlalu tinggi untuk perangkat dengan chipset Snapdragon 8 Elite yang sudah tidak terbaru.

Masalah Dukungan Software

Motorola hanya menjanjikan hingga 3 pembaruan OS dan 5 tahun patch keamanan di Inggris dan Jerman. Di AS, tidak ada janji resmi sama sekali.

Hal ini membuat perangkat cepat usang dibandingkan flagship lain di harga serupa.

Reputasi Motorola dalam hal pembaruan software sudah buruk, dan kebijakan ini memperparah situasi. Pengguna merasa tidak nyaman mengeluarkan uang besar untuk perangkat dengan dukungan terbatas.

Perbandingan dengan Model Lama

Motorola Razr 70+ (Razr+ 2026) dibanderol $1.100 / €1.150 / £1.000, naik $100 dari tahun lalu.

Dengan harga tersebut, konsumen bisa membeli Galaxy S26 Ultra atau mendekati iPhone 17 Pro. Padahal, chipset Snapdragon 8s Gen 3 sudah usang.

Yang lebih menarik, Motorola masih menjual Razr Ultra 2025 dengan harga $800 di AS, sama dengan Razr 70 vanilla.

Di Eropa, Razr 60 Ultra bisa didapatkan mulai €650. Hal ini membuat model baru sulit bersaing dengan pendahulunya sendiri.

Motorola seperti memotong harga produknya sendiri, sehingga penjualan model baru terhambat. Selain harga, kebijakan software yang di bawah rata-rata juga membuat umur pakai perangkat terbatas.

Kesimpulannya, meskipun ada peminat, Motorola Razr 70 series perlu penurunan harga atau peningkatan dukungan software agar lebih menarik.

Tanpa itu, konsumen lebih memilih model lama atau merek lain.

Motorola Razr 70 (vanilla) dibanderol $800 / €870 / £800, namun dengan spesifikasi kelas menengah.

Sebagai perbandingan, Razr Ultra 2025 dengan penyimpanan 1TB dijual seharga $800 di AS, sementara Razr 70 vanilla hanya memiliki 256GB.

Di Eropa, Razr 60 Ultra bisa didapatkan mulai €650.

Hal ini membuat model vanilla kurang menarik karena konsumen bisa mendapatkan model Ultra tahun lalu dengan harga yang sama atau lebih murah.

Selain itu, Motorola Razr 70+ (Plus) mengalami kenaikan harga $100 dari tahun sebelumnya, menjadi $1.100 / €1.150 / £1.000.

Perangkat ini masih menggunakan chipset Snapdragon 8s Gen 3 yang sudah tidak kompetitif di kelas harga tersebut.

Dengan uang yang sama, konsumen dapat membeli flagship seperti Galaxy S26 Ultra atau mendekati iPhone 17 Pro.

Motorola juga dinilai memiliki kebijakan pembaruan software yang buruk.

Di Inggris dan Jerman, janji pembaruan OS maksimal 3 kali dan patch keamanan 5 tahun, sementara di AS tidak ada jaminan.

Hal ini membuat perangkat cepat usang dibandingkan kompetitor yang menawarkan dukungan lebih lama.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru