Persaingan ponsel lipat di 2026 semakin ketat. Motorola Razr Fold dan Samsung Galaxy Z Fold7 menjadi dua rival utama di segmen flagship.
Keduanya menawarkan pengalaman layar lipat yang berbeda. Mana yang lebih unggul?
Berikut perbandingan lengkapnya.
Desain dan Layar
Motorola Razr Fold mengusung desain clamshell klasik yang ringkas. Saat dilipat, ukurannya sangat mungil dan mudah dimasukkan saku.
Samsung Galaxy Z Fold7 hadir dengan form factor buku yang lebih besar. Saat dibuka, layarnya seluas tablet mini.
Layar utama Razr Fold menggunakan panel OLED 6,9 inci. Sementara Z Fold7 memiliki layar Dynamic AMOLED 7,6 inci yang lebih lega.
Keduanya sama-sama mendukung refresh rate 120Hz. Namun, Z Fold7 unggul dalam hal kecerahan puncak yang lebih tinggi.
Performa dan Baterai
Motorola Razr Fold ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite. Samsung Z Fold7 menggunakan prosesor yang sama, yaitu Snapdragon 8 Elite.
Keduanya dibekali RAM 12GB dan penyimpanan hingga 512GB. Performa harian dan gaming pun setara.
Baterai Razr Fold berkapasitas 4.000 mAh. Z Fold7 memiliki baterai lebih besar 4.400 mAh.
Dari segi pengisian daya, Z Fold7 mendukung fast charging 45W. Razr Fold hanya 30W.
Kamera
Motorola Razr Fold mengandalkan kamera utama 50MP dan ultrawide 13MP. Kamera depannya 32MP.
Samsung Z Fold7 memiliki konfigurasi tiga kamera: 50MP utama, 12MP ultrawide, dan 10MP telefoto. Kamera depannya 10MP.
Keunggulan Z Fold7 ada pada lensa telefoto yang memungkinkan zoom optik 3x. Razr Fold tidak memiliki lensa telefoto.
Harga dan Kesimpulan
Motorola Razr Fold dibanderol sekitar Rp 20 jutaan. Samsung Galaxy Z Fold7 dijual mulai Rp 25 jutaan.
Jika Anda menginginkan ponsel lipat yang ringkas dan stylish, Razr Fold adalah pilihan tepat. Namun, jika membutuhkan layar besar dan kamera lebih lengkap, Z Fold7 lebih unggul.
Keduanya sama-sama tangguh. Pilihan terbaik tergantung kebutuhan dan anggaran Anda.