unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › Motorola Diduga Sisipkan Kode Afiliasi di Aplikasi Belanja, Pengguna Wajib Waspada
Hiburan

Motorola Diduga Sisipkan Kode Afiliasi di Aplikasi Belanja, Pengguna Wajib Waspada

Ilustrasi ponsel Motorola dengan aplikasi belanja dan ikon privasi
Aset kripto Bitcon
A A Ukuran Teks16px

Motorola diduga menyisipkan kode afiliasi tersembunyi di aplikasi belanja pada ponsel pintar mereka. Temuan ini langsung memicu kontroversi besar terkait privasi dan transparansi data pengguna.

Kode Afiliasi Tersembunyi

Banyak pengguna tidak menyadari bahwa aktivitas belanja mereka dipantau secara diam-diam. Saat membuka aplikasi belanja, sistem Motorola otomatis mengalihkan tautan menggunakan kode pelacak khusus.

Akibatnya, perusahaan memperoleh keuntungan komisi dari setiap transaksi tanpa sepengetahuan pengguna.

Masalah Transparansi

Pengamat teknologi menilai tindakan ini mencederai kepercayaan konsumen. Motorola melakukan modifikasi di latar belakang tanpa memberikan notifikasi jelas kepada pemilik perangkat.

Skandal ini pun memicu perdebatan mengenai etika bisnis produsen ponsel.

Dampak Privasi

Praktik ini berpotensi mengekspos data kebiasaan belanja konsumen ke pihak ketiga. Pengguna kini harus lebih waspada terhadap aplikasi bawaan pabrik.

Hingga saat ini, Motorola belum memberikan klarifikasi resmi. Sebaiknya segera periksa izin aplikasi belanja untuk mengamankan data pribadi dari pelacakan liar.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru