Sebuah laporan televisi baru menambah babak baru dalam kontroversi yang melibatkan aktor Kim Soo-hyun.
Program investigasi MBC "Straight" melaporkan pada Minggu bahwa seorang informan memberikan rekaman audio yang saling bertentangan kepada pihak berbeda sebelum tuduhan terhadap aktor tersebut mencuat.
Informan yang sama kemudian menyerahkan file audio ke kanal YouTube HoverLab, yang juga dikenal sebagai Garo Sero Institute.
Menurut MBC, informan tersebut sebelumnya telah mendekati agensi Kim Soo-hyun dengan rekaman yang berisi pernyataan berlawanan.
Dua Versi Rekaman
Laporan itu berfokus pada temuan polisi terkait materi yang dirilis sebagai bukti pendukung tuduhan bahwa Kim Soo-hyun menjalin hubungan dengan Kim Sae-ron saat ia masih di bawah umur.
Tuduhan tersebut menjadi topik utama di Korea Selatan tahun lalu setelah kepala HoverLab, Kim Se-ui, merilis rekaman audio yang diduga berisi pembicaraan mendiang aktris Kim Sae-ron tentang hubungan masa lalunya dengan Kim Soo-hyun.
Rekaman itu beredar luas di internet dan dianggap sebagai bukti kunci bahwa hubungan dimulai saat Kim Sae-ron masih di bawah umur.
Namun, menurut MBC, informan di balik rekaman itu telah menghubungi agensi Kim Soo-hyun sekitar sebulan sebelumnya dan diduga meminta uang sebagai imbalan atas rekaman berbeda.
Rekaman yang ditawarkan ke pihak aktor itu berisi pernyataan yang menunjukkan bahwa hubungan tidak dimulai saat Kim Sae-ron masih di bawah umur.
Sebaliknya, versi yang kemudian dirilis ke publik melalui HoverLab diduga berisi pernyataan yang menyiratkan hubungan dimulai saat Kim Sae-ron duduk di bangku SMP.
MBC melaporkan bahwa beberapa rekaman dengan isi berbeda ditemukan selama penyelidikan.
Keraguan atas Keaslian Bukti
Perwakilan hukum Kim Soo-hyun, pengacara Ko Sang-rok, mengatakan keberadaan beberapa versi yang bertentangan menimbulkan pertanyaan tentang kredibilitas rekaman itu sendiri.
Siaran tersebut juga mengutip temuan polisi mengenai materi lain yang dirilis selama kontroversi.
Menurut MBC, penyidik menyimpulkan bahwa rekaman audio yang dipublikasikan HoverLab telah dihasilkan atau diubah menggunakan teknologi kecerdasan buatan.
Program itu juga melaporkan bahwa polisi menentukan pesan KakaoTalk yang disajikan sebagai percakapan antara Kim Soo-hyun dan Kim Sae-ron tidak dapat dikaitkan secara meyakinkan dengan aktor tersebut.
MBC mengatakan polisi menemukan bahwa catatan obrolan asli tidak memuat foto profil Kim Soo-hyun dan identitas lawan bicara tidak dapat diverifikasi.
Temuan ini menarik perhatian karena rekaman dan tangkapan layar obrolan merupakan bukti yang paling banyak dibahas dalam kontroversi tersebut.
Kim Se-ui membantah melakukan kesalahan dan sebelumnya menyatakan bahwa materi tersebut mendukung tuduhan terhadap Kim Soo-hyun.
Masalah ini masih dalam proses hukum yang berlangsung.
Dampak pada Karier
Kontroversi tersebut telah berdampak profesional signifikan bagi aktor.
Disney+ menunda perilisan seri orisinalnya "Knock-Off," sementara beberapa kesepakatan dukungan besar dilaporkan terpengaruh.
Dengan penyidik yang mempertanyakan keaslian materi kunci dan detail baru tentang rekaman bertentangan muncul, perhatian publik kini beralih ke pertarungan hukum seputar kasus ini.
Pertanyaan apakah Kim Soo-hyun akan melanjutkan aktivitas hiburan dalam beberapa bulan mendatang masih belum terjawab.