Kubu Ruben Onsu memberikan sinyal bahwa gugatan hak asuh anak terhadap Sarwendah bisa saja dibatalkan. Namun, ada syarat yang harus dipenuhi.
Pengacara Ruben, Minola Sebayang, mengatakan bahwa pertemuan antara Ruben dan Sarwendah pada 11 Juli mendatang harus menghasilkan dampak nyata.
>>> Jadwal Tayang dan Sinopsis Minions and Monsters di Bioskop
Jika tidak, gugatan akan tetap dilanjutkan.
"Kalau misalnya tanggal 11 pembicaraan itu ada komitmen, bukan hanya komitmen lisan tapi dibarengi dengan tindakan dan perbuatan nyata, ya mungkin saja gugatan itu juga tidak perlu dilakukan," ujar Minola, Selasa (30/6).
Minola menegaskan bahwa keinginan Ruben menggugat hak asuh bukanlah keputusan mendadak. Keputusan itu muncul setelah berbulan-bulan mengalami kekecewaan.
Beberapa hal yang menjadi pemicu antara lain hak bertemu anak yang sering terhambat, serta kekhawatiran anak-anak terlibat dalam aktivitas komersial Sarwendah seperti promosi produk di media sosial.
Seluruh berkas administrasi hukum untuk gugatan tersebut sudah rampung. Kini tinggal menunggu aba-aba terakhir dari Ruben Onsu.
>>> Bocoran Baru! iQOO Akan Luncurkan Tablet Gaming Mini Akhir 2026
Mereka belum resmi mengajukan gugatan karena menunggu Ruben pulang dari ibadah umrah. Minola tidak ingin menambah beban kliennya yang sedang beribadah.
Ruben dijadwalkan tiba di Indonesia pada Rabu (1/7). Keputusan final mengenai tanggal pendaftaran gugatan akan diambil setelah ia bertemu dan berdiskusi dengan tim hukum.
Persiapan gugatan juga didasari oleh unggahan Betrand Peto atau Onyo yang menceritakan perlakuan tidak menyenangkan serta provokasi yang dialaminya di lingkungan tempat tinggal.
Pihak Ruben mencurigai adanya hasutan sistematis dari pihak tertentu yang bertujuan membuat anak-anak menjauh dari ayah kandung mereka.
Rencana gugatan akan diajukan sebelum pertemuan Ruben dan Sarwendah pada 11 Juli 2026. Pertemuan itu merupakan agenda pengganti yang sebelumnya batal pada 16 Juni 2026.
>>> Sinopsis Venom: Let There Be Carnage, Bioskop Trans TV 30 Juni 2026
Pertemuan tersebut bertujuan meredakan konflik secara kekeluargaan dan membahas kepentingan anak-anak.