Seorang pejabat di Brussels mengatakan blok tersebut harus berhenti memandang China hanya melalui lensa ekonomi. Ia menekankan pentingnya fokus pada peran China sebagai 'enabler yang menentukan perang Rusia'.
Dua pejabat Eropa mengidentifikasi penandatangan perjanjian 2 Juli sebagai Mayor Jenderal Rusia Rustam Khusainov dan Kolonel Senior China Sun Dayun.
Anggota parlemen Rusia Andrei Kartapolov menyebut laporan itu omong kosong dan mengatakan militer Rusia tidak perlu belajar dari China.
Dokumen internal Rusia mencatat kelebihan dan kekurangan pelatihan tersebut.
Laporan pelatihan di Nanjing memuji peralatan, simulator, dan pengetahuan teoretis instruktur, namun secara khusus mencatat kurangnya pengalaman tempur China.
Dokumen lain menyebutkan tiga jenderal yang berpartisipasi. Kolonel Jenderal Rustam Muradov, wakil panglima angkatan darat Rusia, memimpin delegasi Rusia.
>>> Hari Bhayangkara ke-80, Prabowo: Polri Harus Selalu Membela dan Merasakan Penderitaan Rakyat
Mayor Jenderal China Li Jinsun, kepala Akademi Perlindungan Radiologi, Kimia, dan Biologi PLA, hadir dalam pembukaan salah satu kursus.