Sebuah video viral yang memperlihatkan pertemuan guru kaligrafi asal Jepang dengan muridnya yang terkenal memberikan gambaran menarik tentang salah satu tren pariwisata Korea yang tumbuh paling cepat.
Dalam video YouTube yang diunggah pada 28 Juni oleh grup K-pop RESCENE, anggota asal Jepang, Minami, mengunjungi kampung halamannya di Chiba dan bertemu kembali dengan mantan guru kaligrafinya.
>>> Profesor Berklee Buka Suara soal Kehilangan Ibu karena Bunuh Diri
Saat berbincang, sang guru mengungkapkan bahwa ia baru terbang kembali ke Jepang pada hari itu setelah menjalani prosedur kosmetik di dekat Stasiun Sinnonhyeon di Seoul selatan, yang membuat grup tersebut tertawa.
Meskipun percakapan itu ringan, hal itu menunjukkan salah satu alasan mengapa banyak wisatawan asing memilih mengunjungi Korea.
Dari Kosmetik ke Perawatan Klinik
Selama bertahun-tahun, K-beauty sebagian besar identik dengan kosmetik. Wisatawan mengisi koper mereka dengan sheet mask, produk perawatan kulit, dan riasan sebelum pulang.
Namun kini, semakin banyak pengunjung yang membuat janji di klinik dermatologi, menjalani perawatan kulit kepala, berkonsultasi dengan personal color expert, mengunjungi apotek, dan berpartisipasi dalam program kesehatan yang menjanjikan gaya hidup lebih sehat serta perbaikan penampilan.
Permintaan yang meningkat ini menunjukkan munculnya wellness tourism, yaitu jenis perjalanan yang berfokus pada peningkatan kesehatan fisik dan mental.
Di Korea, tren ini unik karena memadukan teknologi medis, layanan kecantikan, dan pengalaman gaya hidup ke dalam paket perjalanan khusus yang sulit ditemukan di negara lain.
Media Sosial Dorong Pertumbuhan
Para pejabat industri mengatakan media sosial telah membantu mempercepat pertumbuhan wellness tourism.
Berkat konten kecantikan di YouTube, Instagram, dan TikTok, anak muda di seluruh dunia menjadi akrab dengan perawatan kulit, klinik, dan produk apotek Korea.