unique visitors counter
⌂ Beranda Lifestyle Wisatawan Makin Tertarik pada K-Beauty dan Wellness Tourism di Korea

Wisatawan Makin Tertarik pada K-Beauty dan Wellness Tourism di Korea

Wisatawan Makin Tertarik pada K-Beauty dan Wellness Tourism di Korea
Ilustrasi: Wisatawan Makin Tertarik pada K-Beauty dan Wellness Tourism di Korea
A A Ukuran Teks16px

>>> Pemerintah Korea Manfaatkan Tren 'Bread Pilgrimage' untuk Atasi Kelebihan Pasokan Beras

Mereka menjual obat-obatan bebas, produk perawatan kulit fungsional, dan suplemen kesehatan.

Tidak seperti apotek konvensional, toko-toko ini menyerupai peritel kesehatan dan kecantikan di mana pelanggan bebas melihat-lihat rak tetapi juga dapat berkonsultasi dengan apoteker tentang produk yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Seorang wisatawan China yang mengunjungi apotek premium di Seongsu-dong mengatakan bahwa ia menjalani perawatan kulit di Seoul selatan pada pagi hari sebelum datang ke Seongsu untuk makan siang dan berbelanja.

Ia juga mampir ke apotek untuk membeli suplemen kesehatan dan produk perawatan kulit.

Menurutnya, barang mewah selalu menarik, tetapi obat-obatan dan produk kesehatan Korea juga dikenal kualitasnya. Mengunjungi apotek-apotek ini telah menjadi salah satu alasan ia bepergian ke Korea.

in2

Banyak produk yang populer bukanlah barang mewah, melainkan barang sehari-hari yang sudah lama dibeli orang Korea tanpa banyak perhatian.

Obat jerawat, salep luka, kosmetik fungsional, dan suplemen nutrisi kini banyak direkomendasikan melalui media sosial sebagai barang wajib selama perjalanan ke Korea.

Meluas ke Luar Seoul

Popularitas wisata kecantikan dan kesehatan tidak lagi terbatas di Seoul.

Data KTO menunjukkan bahwa belanja K-beauty dan wellness oleh wisatawan asing meningkat 38,4 persen pada kuartal pertama dibandingkan tahun sebelumnya, sementara belanja wisata medis naik 33,2 persen.

Dermatologi menyumbang 55,7 persen dari belanja wisata medis, diikuti oleh bedah plastik sebesar 21,1 persen, menunjukkan bagaimana perawatan terkait kecantikan telah menjadi salah satu pendorong terbesar industri wisata medis Korea.

Kim Young-mi, kepala Divisi Inovasi AI Pariwisata KTO, mengatakan dalam sebuah seminar data pariwisata pada bulan Mei bahwa pasar pariwisata global pulih hingga sekitar 103 persen dari level sebelum pandemi pada tahun 2025, sementara pariwisata inbound Korea mencapai 108 persen.

E
Tim Redaksi
Penulis: Eko Yulianto
📰 Update Terbaru