Eropa meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan setelah gelombang panas ekstrem dan kekeringan melanda kawasan tersebut. Kondisi ini membuat hutan dan lahan menjadi sangat mudah terbakar.
Para peramal cuaca memperingatkan bahwa cuaca ekstrem diperkirakan masih akan berlanjut. Fenomena El Niño yang berkembang dapat memperparah situasi pada akhir musim panas.
>>> Daftar Harga Samsung Galaxy A Series Terbaru 2026, Ini Perbedaan Galaxy A17 5G hingga Galaxy A56 5G
Di Prancis, lebih dari 800 petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api yang mulai berkobar pada Rabu. Kebakaran melanda departemen Herault, Aude, dan Bouches-du-Rhône di wilayah selatan.
Api telah menghanguskan sekitar 12 kilometer persegi lahan. Ratusan warga dievakuasi, sementara sejumlah jalan ditutup dan layanan kereta antara Marseille dan Miramas dihentikan.
>>> BNI Perkuat Budaya Layanan melalui Program CX100 Danantara
Tahun lalu, kawasan yang sama mengalami kebakaran hutan terburuk dalam 70 tahun. Lebih dari 170 kilometer persegi wilayah terbakar, menghancurkan kebun anggur dan lahan pertanian.
Secara global, gelombang panas dan kekeringan telah memicu awal musim kebakaran hutan terburuk yang pernah tercatat.
>>> 4 Supertanker Saudi Bawa 8 Juta Barel Minyak Keluar dari Teluk Persia
Di Eropa saja, hampir 9.000 kilometer persegi lahan terbakar, jumlah tertinggi dalam dua dekade.
