Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago, mengungkapkan luas hutan dan lahan yang terbakar di Indonesia telah mencapai 107.000 hektare hingga Agustus 2026.
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ini terjadi di tengah fenomena iklim El Nino yang diproyeksikan berakhir pada Oktober 2026.
>>> Misteri Pemilik Kapal Grand Maloekoe yang Dipakai Jessica Mila
Djamari menegaskan bahwa El Nino akan mempercepat proses kebakaran, namun pemerintah berkomitmen mencegah bertambahnya luas area yang terbakar.
"Sampai dengan hari ini, wilayah kita di Indonesia ini yang terbakar hutan terhitung 107.000 hektar lebih.
Semoga ke depan kita masih bisa mempertahankan itu semua," ujarnya dalam konferensi pers, Selasa (11/08/2026).
>>> Jadwal Super League 2026/2027: Shin Tae Yong Bawa Persija Hadapi Persib
Pemerintah telah mengerahkan berbagai upaya pemadaman, termasuk operasi udara dengan 43 helikopter dan 10-15 pesawat fixed-wing.
Menurut Djamari, operasi udara merupakan cara paling efektif, terutama melalui operasi modifikasi cuaca (OMC).
>>> Mendikdasmen Respons Temuan Senjata di Sekolah Jakarta Selatan
Namun, OMC memerlukan awan yang sesuai, sehingga pemerintah terus memantau perubahan cuaca secara berkala.
