Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meminta kepastian pemberian insentif tax holiday untuk proyek ekosistem baterai terintegrasi yang digarap konsorsium pimpinan Contemporary Amperex Technology Co Ltd (CATL).
Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ahmad Erani Yustika mengungkapkan telah melakukan audiensi bersama Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan.
>>> RUEN 2026—2035 Ditarget Rampung September, ESDM Percepat Pembahasan
Audiensi tersebut bertujuan meminta kepastian insentif tax holiday yang didapatkan proyek baterai terintegrasi, di tengah penerapan pajak minimum global atau global minimum tax (GMT).
"Mengenai interpretasi atas keputusan menteri keuangan terkait dengan tax holiday. Kan ada beberapa perubahan.
>>> Entitas Antam Siap Ajukan Revisi RKAB Nikel, Dokumen Difinalisasi
Nah, ini menyangkut penggunaan tahun. Itu perlu ada kesepahaman lah antara DJP dengan BKPM, dengan ESDM.
Ya, untuk memastikan apakah proyek Dragon tadi itu, CATL, beberapa joint venture-nya itu bisa memperoleh [insentif tersebut]," kata Erani di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (3/7/2026).
>>> Kalender Pendidikan Jakarta 2026/2027: Link Download PDF dan Jadwal Kegiatan
Erani mengaku belum dapat membeberkan hasil audiensi tersebut, karena akan ada pembahasan lanjutan antara DJP dengan BKPM mengenai pemberian insentif perpajakan.
