Penyelenggara Grammy Awards memberi sinyal akan mengubah kategori "Best Asian Pop Music Performance" menyusul penolakan BTS untuk mengirimkan musiknya.
CEO Recording Academy, Harvey Mason Jr., merilis pernyataan terkait kekhawatiran atas kategori baru tersebut pada Jumat (15/8).
>>> Selena Gomez Bantah Tudingan Penipuan Investor Startup Wondermind
Pernyataan itu dilaporkan oleh sejumlah media, termasuk Billboard, The Hollywood Reporter, dan Rolling Stone.
"Jelas dari banyak percakapan dengan para pemangku kepentingan selama dua minggu terakhir bahwa, terlepas dari niat dan keinginan kami untuk lebih inklusif, ada beberapa artis di bidang ini yang merasa kategori ini tidak mewakili musik yang mereka ciptakan dengan susah payah," ujar Mason.
Ia menambahkan bahwa manajemen dan dewan berkomitmen untuk bekerja sama mengikuti perkembangan dan memastikan para musisi yang ingin dihormati merasa benar-benar dilihat dan didengar.
Billboard melaporkan bahwa Recording Academy mungkin akan mengubah kategori kontroversial tersebut.
Kontroversi muncul setelah akademi memutuskan memperkenalkan kategori "Best Asian Pop Music Performance" untuk mempromosikan keberagaman di tengah pertumbuhan pesat pop Asia.
>>> Setelah Skandal Narkoba, Yoo Ah-in Comeback lewat Film 'Vampir
Para kritikus menilai kategori itu dimaksudkan untuk memisahkan genre musik tertentu dan menghalangi artisnya memenangkan penghargaan di General Field.
Pada 29 Juli, setiap anggota BTS mengunggah pernyataan yang sama di akun media sosial mereka, berharap "musik dapat didengar dan dicintai dengan sendirinya, bukan dibagi berdasarkan wilayah atau bahasa."
Pernyataan itu ditafsirkan merujuk pada kategori Asian Pop.
Kini, masih harus dilihat apakah isyarat perubahan sikap Grammy, dua pekan setelah pernyataan BTS, akan benar-benar terjadi.
>>> CORTIS Rayakan Debut Satu Tahun: Dari Rookie hingga Fenomena Global
Sementara itu, BTS terus meraih kesuksesan di tangga lagu domestik dan internasional lewat album kelima mereka, "ARIRANG."
